Si Jago Merah Lahap Bangunan Semi Permanen di Kapuk Muara: Kerugian Capai Rp8 Miliar

AKURAT JAKARTA – Kebakaran dahsyat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat siang (6/6).
Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena melibatkan lahan seluas tiga hektare dan memicu kerugian besar hingga miliaran rupiah.
Insiden terjadi tepatnya di Jalan Empang Damai Rawa Indah. Menurut informasi dari pihak berwenang, bangunan yang terbakar merupakan rumah panggung semi permanen yang sangat rentan terhadap kobaran api.
Baca Juga: Pelajar Ditusuk Pisau Lipat di Jakpus Gara-Gara Karcis Parkir, Pelaku Terancam 10 Tahun Penjara!
“Objek yang terbakar merupakan rumah panggung semi permanen dengan material yang mudah terbakar sehingga api dengan cepat menjalar,” kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, dikutip dari Antara, Jumat (06/06).
Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman memerlukan sumber daya besar. Gulkarmat mengerahkan hingga 150 personel gabungan dan 29 unit mobil pemadam kebakaran.
Rinciannya, 23 unit dari Jakarta Utara, 4 unit dari Jakarta Barat, dan 2 unit dari Pos Khusus (PK).
Gatot menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 12.18 WIB dan unit pemadam langsung meluncur ke lokasi.
Upaya pemadaman dimulai pada pukul 12.27 WIB, dengan pendinginan dilaksanakan sejak pukul 16.11 WIB dan masih terus berlangsung saat laporan disusun.
“Pendinginan dilakukan sejak pukul 16.11 WIB hingga saat ini,” ujar Gatot.
Beruntung, meski api menghanguskan bangunan di lahan luas tersebut, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, nilai kerugian yang ditaksir mencapai Rp8 miliar.
Di sisi lain, kerja cepat dan sinergi antarunit berhasil menyelamatkan 450 rumah serta 750 kepala keluarga di area yang berdekatan dengan titik api.
“Terkait korban, sejauh ini tidak ada,” ujar Gatot kembali menegaskan kondisi keselamatan warga.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Aparat masih menyisir lokasi dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Kebakaran di Kapuk Muara menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap bangunan semi permanen dengan material mudah terbakar, terutama di kawasan padat penduduk.
Meski tidak menelan korban jiwa, kerugian besar dan potensi bahaya yang ditimbulkan perlu menjadi perhatian serius ke depan, baik oleh warga maupun pemerintah setempat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






