11 Korban Longsor Galian C di Gunung Kuda Cirebon Belum Ditemukan, Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian

AKURAT JAKARTA - Sedikitnya 11 korban longsor tambang galian C di kawasan Gunung Kuda Cirebon, masih belum ditemukan hingga hari ini.
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, jumlah korban berasal dari laporan warga yang kehilangan anggota keluarganya, usai peristiwa longsor.
Menurutnya, proses pencocokan data dan ciri-ciri korban terus dilakukan untuk mempercepat pencarian.
Baca Juga: 9.000 Pengunjung Padati Taman Margasatwa Ragunan di Libur Panjang
“Informasi terbaru, ada 11 korban yang masih belum ditemukan. Ini berangkat dari laporan masyarakat yang menyampaikan bahwa anggota keluarganya belum kembali,” jelasnya dikutip dari Antara, Sabtu (31/5/25).
Saat ini, personel gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, BPBD, serta relawan dikerahkan untuk operasi penyisiran di area terdampak.
Dia menuturkan total ada 400 personel gabungan yang diturunkan, kemudian dibagi dalam dua tim untuk menjangkau beberapa titik rawan di Gunung Kuda.
“Dari kemarin tim sudah bekerja mengevakuasi dan menyelamatkan para korban. Hari ini operasi berlanjut dengan pembagian dua tim,” ujarnya.
Ia menuturkan, kondisi geografis yang curam dan tanah yang masih labil, menjadi tantangan tersendiri dalam pencarian. Meski demikian, proses pencarian tetap dilakukan dengan bantuan alat berat yang dikerahkan.
IRudi memastikan seluruh unsur gabungan, bekerja secara terkoordinasi dalam upaya mencari korban yang diduga masih tertimbun.
Posko informasi pun saat ini sudah dibuka bagi warga yang ingin melaporkan kehilangan anggota keluarga usai insiden tersebut.
“Sudah kami data dan minta keterangan soal ciri-ciri korban untuk membantu identifikasi. Kami maksimalkan semua personel yang ada,” ungkapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




