Ada 3 Kelompok Pelaku Aksi Tawuran di Manggarai, Gubernur Pramono Minta Satpol PP Tindak Tegas Tapi Tetap Manusiawi

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan terdapat 3 kelompok yang terlibat dalam aksi tawuran di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan beberapa hari lalu.
Pram, sapaan akrabnya itu menyebut, dirinya mengetahui hal tersebut melalu laporan dari Satuan Kepolisian Pramong Praja (Satpol PP) yang sudah mencaritahu penyebab dari aksi tawuran ini.
"Karena di sana tadi kepala Satpol PP juga melaporkan sedang didalami penyebab utama kenapa terjadi tawuran itu. Ternyata tawurannya itu tiga kelompok, bukan dua kelompok, tiga kelompok," ujar Pram di Perpustakaan Jakarta HB Jassin, Jakarta Pusat, dikutip Sabtu (10/5/2025).
Baca Juga: Asyik! 5 Museum di Jakarta Ini Akan Diuji Coba Buka Sampai Jam 8 Malam Mulai Hari Ini Sampai Besok
Ia juga meminta kepada Satpol PP untuk mendalami dan menindaktegas pelaku tawuran. Namun, ia juga meminta agar pendekatan juga dilakukan dengan manusiawi.
"Jadi artinya sekarang lagi didalami dan untuk itu saya meminta kepada kepala dinas Satpol PP betul-betul melakukan approach yang, bukan tidak tegas, tapi approach yang manusiawi," katanya.
"Tapi ketegasan tetap menjadi kata kunci untuk menyelesaikan persoalan yang seperti ini," imbuhnya.
Selain itu, Politikus PDIP itu pun juga meminta dalam hal ini pihaknya tidak boleh ragu-ragu dan menindak tegas siapapun yang melakukan tawuran itu.
Ia juga meminta agar Satpol PP dapat bekerja sama dengan aparat kepolisian lainnya dalam menangani dan mengatasi kasus tawuran ini.
"Dan harus bekerja sama juga dengan aparat penegak hukum dalam hal ini adalah polisi. Tetapi yang paling penting adalah pendekatannya juga harus manusiawi," tukas Pram.
Diketahui, tawuran antarwarga kembali pecah di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Bentrokan ini melibatkan warga RW 04 dan RW 12 Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, pada Minggu malam (4/5). Aksi tawuran itu disebut dipicu oleh letusan petasan.
"Awal mula terjadinya tawuran pada pukul 19.30 WIB, warga RW 12 memancing warga RW 04 Kelurahan Manggarai dengan menembakkan petasan ke arah Terowongan Manggarai," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Selasa (6/5).
Aksi itu memicu reaksi dari warga RW 04 yang kemudian keluar dari Gang Tuyul dan terjadi bentrokan di sekitar underpass tersebut. Tawuran pecah sekitar pukul 19.35 WIB dan dilaporkan ke Polda Metro Jaya sekitar pukul 21.36 WIB.
Akibat bentrokan itu, seorang warga berinisial MLF yang bekerja sebagai tukang parkir di Stasiun Bandara mengalami luka bacok di kepala. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









