Pramono Ungkap Penyebab Pendatang Baru ke Jakarta Alami Peningkatan, Gara-gara Banyak PHK di Luar Jakarta?

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut bahwa terjadi peningkatan jumlah pendatang baru ke Jakarta pasca Lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M.
Menurut Pram, sapaan akrabnya, peningkatan jumlah pendatang baru tersebut diakibatkan banyaknya warga yang ingin mencari pekerjaan di Jakarta.
"Sehingga dengan demikian memang ada seperti yang saya duga. Karena daerah-daerah sekarang ini banyak orang yang mencari pekerjaan," ujar Pram di Taman Langsat, Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2025).
Ia pun menjelaskan, terjadi berbagai kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan di perusahaan-perusahaan luar Jakarta, salah satunya yaitu perusahaan Sritex.
Diketahui, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan terjadinya PHK pada lebih dari 11.000 pekerja Sritex.
"Karena misalnya laporan persoalan Sritex. Kemudian perusahaan-perusahaan di sepanjang Cirebon, Jawa Barat dan sebagainya, Memang ada peningkatan," katanya.
Dengan itu, ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pelatihan kepada mereka, serta melakukan pencatatan administrasi kependudukan.
"Siapapun yang bekerja di Jakarta monggo, tapi juga harus ada administrasi kependudukannya. Dia terdaftar dalam kependudukan. Tetap menjadi warga di luar Jakarta gak apa-apa, tetapi sekali lagi harus punya identitas kependudukan," tuturnya.
Politikus PDIP itu juga meminta kepada para wali kota, camat, dan lurah untuk mulai menyelenggarakan job fair dan pelatihan di wilayahnya masing-masing.
"Sebab apapun mereka adalah bagian dari kita semua. Sehingga dengan demikian sekali lagi saya ingin Jakarta tetap ramah kepada pendatang Siapapun itu. Maka keterampilannya kita siapkan," pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyiapkan pelatihan untuk para pendatang baru Lebaran Idulfitri 2025.
Pram, sapaan akrabnya, meminta agar warga pendatang Jakarta untuk mencari pekerjaan. Untuk itu, pihak Pemprov akan menyediakan pelatihan untuk mereka.
"Dan silakan mencari pekerjaan di Jakarta, kalau perlu keterampilan, pendidikan, pelatihan, kami akan menyiapkan untuk itu," ujar Pram di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









