Aksi Tawuran Marak di Jakarta Selama Ramadhan, Legislator Golkar Farah Savira Minta Pengawasan Ditingkatkan pada Siang hingga Malam Hari

AKURAT JAKARTA - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, menyoroti potensi meningkatnya aksi tawuran di bulan Ramadhan, terutama pada malam hari.
Politikus Golkar itu menekankan, pengawasan dan pencegahan aksi tawuran ini sangat penting dilakukan, baik pada siang maupun malam hari.
"Biasanya tawuran rentan terjadi di malam hari. Karena itu, kita tidak hanya memonitor di siang hari, tetapi juga di malam hari," ujar Farah kepada wartawan, Minggu (9/3/2025).
Secara teknis, kata Farah, Dinas Pendidikan (Disdik) tidak memiliki kewenangan langsung dalam menangani aksi tawuran.
Karena itu, mereka harus memfokuskan anak-anak tersebut dengan kegiatan belajar-mengajar.
Pihaknya juga mendorong penambahan ilmu pendidikan. Termasuk pendidikan religi dengan metode yang lebih santai dan menyenangkan bagi siswa.
Selain itu, ia menegaskan perlu sosialisasi mengenai konsekuensi bagi siswa yang terlibat tawuran.
"Apakah akan ada sanksi atau hukuman, baik ringan maupun berat? Untuk yang berat, dampaknya bisa ke KJP," kata Farah.
Menurutnya, peran orang tua juga sangat penting dalam mencegah anak-anak terlibat dalam aksi tawuran.
Sebab, terdapat fenomena di kalangan anak-anak yang meminta izin keluar untuk mengaji, namun malah pergi bermain.
"Kita harus menyampaikan bahwa ini adalah kerja bersama. Setelah reses di beberapa tempat, kita melihat bahwa pengawasan dari RT/RW juga sangat penting," ungkapnya.
Farah menambahkan, tempat-tempat yang sering menjadi lokasi berkumpul anak-anak, seperti sekitar masjid, juga perlu diawasi.
Meski demikian, tidak harus ada intervensi langsung, jika ada indikasi aksi tawuran atau perilaku negatif lainnya, harus segera ada tindakan.
"Tidak hanya Dinas Pendidikan di tingkat sekolah, tetapi juga kerja sama lintas sektor. Keluarga pun memiliki peran penting dalam pengawasan anak-anak," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







