Rocky Gerung Buka Suara Soal Akun Kaskus Fufufafa Jadi Upaya Batalkan Pelantikan Gibran: Justru Itu Novum Alias Bukti Baru

AKURAT JAKARTA - Rocky Gerung beri tanggapan soal akun kaskus fufufafa dilihat dari segi hukum.
Dalam podcastnya bersama akun YouTube @MajalahKeadilanTV, Rocky Gerung sebut akun kaskus fufufafa adalah novum atau bukti baru yang bisa menghentikan Gibran untuk dilantik jadi wapres.
Bahkan menurutnya, Gibran tak boleh dilantik karena adanya akun fufufafa mengindikasikan sesuatu yang ditutupi sedari awal.
"Supaya bakal tidak dilantik? ya memang tidak boleh dilantikkan, kan dalam hukum itu justru namanya Novum barang bukti baru itu, yang seandainya diketahui dari awal maka tidak mungkin dia dicalonkan kan, dalam hukum ada artinya itu berarti ada yang diselundupkan ditutupi itu, nah sekarang terbuka." katanya dikutip Selasa (24/9).
Baca Juga: Naruto Ultimate Ninja Storm Siap Dirilis! Cek Dulu Spesifikasi Android dan iOS Sebelum Download
Rocky kemudian juga melanjutkan bahwa Gibran Rakabuming Raka sebenarnya tidak memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menjadi orang nomor 2 di Republik Indonesia.
Ia juga menyebut bahwa Indonesia masih memiliki kesempatan untuk membatalkan pelantikan Gibran sebagai wakil presiden terpilih karena munculnya kontroversial antara dirinya dengan akun kaskus fufufafa.
"Tapi sudah terjadi, maka musti diasumsikan bahwa tidak pantas seseorang itu dalam kapasitas seperti Gibran itu memimpin republik. Ya tetapi dibatalkan tidak ada cara dong, ya pasti ada cara dong gak mungkin sesuatu yang kontroversial tidak ada caranya," ungkapnya lagi.
Baca Juga: Refly Harun Tegasakan Trendingnya Akun Kaskus Fufufafa Tak Ada Kaitannya Untuk Mengadu Domba
Ia juga menyebut bahwa aksi netizen Indonesia adalah fenomena baru.
Dimana kekuatan mereka dianggap jauh lebih besar dibandingkan dengan oposisi.
Fenomena itulah yang kemudian disebut Rocky bahwa akun fufufafa kini bukan lagi milik Gibran.
Namun milik netizen lantaran sudah dikuasai oleh mereka sehingga tak ada lagi celah yang bisa dibantah.
Baca Juga: Refly Harun Tegasakan Trendingnya Akun Kaskus Fufufafa Tak Ada Kaitannya Untuk Mengadu Domba
"Itu bukan milik Gibran, milik netizen sekarang, netizen kan sekarang yang kuasai akhirnya kan. Ini baru pertama kali di dunia netizen lebih kuat dari oposisi. Jadi akhirnya kita tau bahwa apa lagi yang mau dibela oleh kekuasaan?" tegas Rocky Gerung.
Lebih lanjut, ketika ditanya mengenai konsekuensi Gibran tetap dilantik sebagai wapres, Rocky Gerung ogah komentar.
Menurutnya, keputusan tersebut akan dijawab sendiri oleh Prabowo Subianto sebagai pemegang kekuasaan tertinggi nantinya.
"Ya tanya pak Prabowo, kan dia yang presiden," ketusnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






