Kapan Seleksi Kontrak Kerja Individu atau KKI untuk 2.650 Guru Honorer Akan Dibuka? Ini Penjelasan dari Disdik DKI

AKURAT JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Budi Awaludin mengatakan bahwa terdapat 2.650 guru honorer yang berpeluang mengikuti seleksi kontrak kerja individu (KKI).
Budi pun mengatakan bahwa pelaksanaan seleksi kontrak kerja individu (KKI) untuk ribuan guru honorer akan dibuka akhir Agustus ini.
"Mudah-mudahan on schedule, seperti itu. Ya nanti kita lihat di minggu ketiga atau keempat (bulan Agustus)," kata Budi di Gedung PKK Melati Jaya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2024).
Terkait jumlahnya, ia mengatakan bahwa masih mempertimbang apakah bisa semua guru honorer yang terdata oleh Disdik DKI sampai 2.650 guru dapat ikut seleksi KKI Agustus ini atau tidak.
"Iya, ini yang nanti kita diskusikan. Apakah bisa langsung 2.650, 2.600 sekian yang akan kita lakukan. Tergantung nanti dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) itu diketok kapan," katanya.
Ia pun menegaskan Disdik DKI tidak akan mengundurkan jadwal pelaksanaan seleksi APBD tersebut meski terjadi penambahan jumlah sebelumnya dari 1.700 guru.
"Enggak (diundur), kita lihat dulu nanti, kita butuh koordinasi saja dengan DPRD," katanya.
Ia pun menjelaskan, jika APBDP disahkan di bulan september, kemungkinan pihaknya bisa melangsungkan semua. Namun, jika di bulan November, pihaknya akan mempertimbangkan kembali.
"Kalau mungkin diketok bulan September ya nah itu mungkin bisa langsungkan semua, tapi kalau November lihat nanti 1700 dulu atau apa," katanya.
Terakhir, ia juga mengatakan bahwa dana yang digunakan dalam pelaksanaan seleksi menggunakan dana sebelum APBDP.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono ingin semua guru honorer berstatus KKI walaupun sebelumnya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun hanya mampu meloloskan 1.700 guru.
"Tapi usulan hari ini, saya juga kemarin berpikir seperti itu, tapi mekanisme masalah tahapan-tahapan keuangankan harus dilalui," kata Heru di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (25/7/2024).
Terakhir, ia menjelaskan keputusan terkait semua guru honorer yang berstatus KKI tahun ini akan diproses terlebih dahulu bersama DPRD DKI dengan Pemprov DKI.
"Jadi kalau ini sudah setuju DPRD dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kita lihat prosesnya ya, lebih baik seperti itu," tandasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









