Jumlah Transaksi Jakarta Fair 2024 Meningkat, Sekda DKI: Daya Beli Masyarakat Meningkat Usai Pandemi

AKURAT JAKARTA - Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Joko Agus Setyono mengomentari terkait penyebab dari jumlah transaksi Jakarta Fair tahun 2024 yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
"Ya saya pikir daya beli masyarakat Jakarta meningkat," kata Joko kepada pers di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (14/7/2024).
Joko juga mengatakan, karena sudah agak jauh dari pandemi, sehingga membuat kemampuan masyarakat Jakarta untuk bertransaksi jadi lebih bagus.
Baca Juga: Jakarta Fair 2024 Berakhir, Total Transaksi Naik dari Tahun Lalu Capai Rp 7,5 Triliun
Sebelumnya, Joko mengatakan bahwa transaksi di Jakarta Fair tahun ini mengalami kenaikan dari tahun lalu mencapai Rp 7,3 triliun sekarang menjadi Rp 7,5 triliun lebih.
"Artinya ada kenaikan sekitar 200 miliar lebih, sehingga kita bisa merasakan ya keseruan, keramaian, dan yang jelas ekonomi menjadi lebih baik ya," jelasnya.
Ia juga mengatakan, karena ada pergerakan festival semacam ini, tenaga kerja serta produk-produk, terutama produk-produk UKM juga mengalami peningkatan.
Baca Juga: Seberapa Besar Kontribusi Jakarta Fair 2024 dalam Perekonomian Nasional? Begini Penjelasan Sekda DKI
Tidak hanya itu, lanjutnya, pengunjung Jakarta Fair tahun ini juga telah melebihi target yang diperkirakan dan hampir sama seperti tahun lalu.
"Kurang lebih sama seperti tahun lalu lah, di 6,3-6,4 juta pengunjung. Padahal target kita 5 juta ya, target 5 juta pengunjungnya lebih dari 6,5 juta," katanya.
Terakhir, ia pun bersyukur bahwa kegiatan Jakarta Fair tahun ini dapat berjalan dengan baik dan lancar dan meningkatkan ekonomi Jakarta.
Baca Juga: Walikota Jakpus Harap Duta Genre Jakarta Pusat 2024 Lahirkan Agen Perubahan Positif Bagi Remaja
"Terima kasih semua ya rekan-rekan, terima kasih juga untuk pengunjung. Harapan Jakarta Fair ke depan makin maju, kenyamanan untuk pengunjung, peserta lebih nyaman lagi semuanya," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




