Biadab! Israel Hancurkan 162 Masjid di Gaza, Update Jumlah Korban Tewas Warga Palestina Capai 9.159 Orang

AKURAT JAKARTA - Serangan Israel di Jalur Gaza kian membabi buta. Tak hanya pasukan Hamas yang menjadi targetnya. Banyak warga sipil yang menjadi korban, terutama anak-anak dan wanita.
Per Jumat (3/11/2023), Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan korban tewas telah mencapai 9.159 orang.
Dari jumlah korban tewas tersebut, sebanyak 3.760 orang di antaranya anak-anak, dan 2.326 merupakan wanita. Selain korban tewas, 32.000 orang lainnya mengalami luka-luka.
Serangan Israel juga menyasar tempat ibadah. Kantor berita Al Jazeera Arab melaporkan, total masjid yang menjadi korban serangan Israel berjumlah 162 bangunan.
Baca Juga: Daftar Terbaru 235 Pinjol Ilegal yang Diblokir OJK, Jika Ada Temuan Baru Segera Laporkan
"Serangan Israel telah menghancurkan 52 masjid dan 110 lainnya mengalami kerusakan yang parah," ujarnya.
Jumlah tersebut didasarkan dari serangan Israel ke Jalur Gaza yang terjadi sejak 7 Oktober 2023 lalu.
Tidak hanya masjid, pasukan Israel juga menyerang tiga gereja, hingga menghancurkan 82 kantor pemerintah, dan puluhan lembaga pelayanan serta fasilitas umum.
"212 sekolah mengalami kerusakan dalam berbagai tingkat akibat serangan tersebut, dan 45 sekolah rusak parah sehingga tidak dapat beroperasi," paparnya.
Baca Juga: Konser Gratis The Changcuters hingga David Bayu di BSD Tangerang, Catat Lokasi dan Tanggalnya
84 Negara Diklaim Dukung Israel
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Israel, Eli Cohen, mengklaim negaranya mendapat dukungan dari 84 negara di dunia.
Dikutip dari The Times of Israel, Eli Cohen mengatakan bahwa dirinya telah berbicara dengan 17 menteri luar negeri, yang sebagian besar dari Eropa.
Dalam pembicaraan diplomatik itu, Kementerian Luar Negeri Israel meminta negara-negara yang dihubungi untuk menjaga diplomat dan warga Israel yang berada di negara-negara tersebut.
Menurut dia, sebanyak 84 negara di dunia telah menyatakan mendukung Israel untuk melakukan "kebebasan bertindak" sebagai bentuk membela diri.
Beberapa negara pendukung Israel tersebut di antaranya; Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Austria, Norwegia, Ukraina dan Australia.
Ulama Dunia Desak Negara-negara Arab Bantu Palestina
Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS) mendesak negara-negara Arab untuk membantu Palestina dalam menghadapi serangan Israel
Seruan intervensi militer untuk membela Palestina ini, utamanya ditujukan kepada negara-negara Arab yang berbatasan langsung dengan Israel maupun Palestina.
Intervensi mencakup penyediaan peralatan dan keahlian militer. Fatwa atau seruan tersebut dibacakan dalam konferensi pers di markas pusat IUMS di Qatar, pada Selasa, 31 Oktober 2023
"Empat negara perbatasan, dimulai dari Mesir, kemudian Yordania, Suriah, dan Lebanon. Semua negara Arab dan Islam---berkoordinasi dengan Palestina yang berada di wilayah Palestina dan empat negara perbatasan---melakukan aliansi mendesak yang mampu mengatasi penindasan yang telah berlangsung selama beberapa dekade," demikian pernyataannya.
Baca Juga: Besok Siang Jangan Lupa Ada Konser Gratis Iwan Fals di Bekasi, Cek Lokasinya di Sini
Seruan ini dilatarbelakangi dari adanya dukungan komprehensif dari negara Barat untuk Israel, termasuk militer, keuangan, media, diplomatik, dan rencana strategis. "Hukum Islam melarang kita berdiam diri mengenai agresi tersebut dan tidak melakukan perlawanan," katanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









