Ini Daftar Brand Pro Israel yang Jadi Target Utama untuk Diboikot Menurut BDS, Netizen Wajib Tahu!

AKURAT JAKARTA - Seruan untuk memboikot produk yang dinilai pro Israel ramai dibicarakan masyarakat di media sosial.
Sejumlah brand ternama pun ikut terseret dalam hal ini karena dituding pro Israel, di antaranya McDonalds, Puma, HP, Starbucks, KFC, dan brand lainnya.
Menanggapi itu, gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) pun merilis daftar brand atau produk yang menjadi target utama dalam pemboikotan ini.
Dilansir dari laman BDS, Komite Nasional BDS Palestina (BNC) menyerukan boikot terhadap perusahaan-perusahaan Israel dan internasional yang terlibat dalam pelanggaran hak-hak Palestina.
Baca Juga: Gratis Masuk The Jungle Bogor Bagi yang Ulang Tahun di Bulan November Ini, Catat Persyaratannya
BNC part of BDS fokus pada perusahaan-perusahaan yang memainkan peran jelas dan langsung dalam kejahatan Israel dan yang menurut kami dapat memberikan dampak
Berikut daftar brand pro Israel yang menjadi target utama untuk diboikot menurut BDS, meliputi:
1. HP
Hewlett Packard (HP) membantu menjalankan sistem ID biometrik yang digunakan Israel untuk membatasi pergerakan warga Palestina. Untuk informasi lebih lanjut, lihat
2. Siemens
Siemens terlibat dalam perusahaan pemukiman ilegal apartheid Israel melalui rencana pembangunan EuroAsia Interconnector.
Hal ini akan menghubungkan jaringan listrik Israel dengan jaringan listrik Eropa, sehingga memungkinkan pemukiman ilegal di tanah Palestina yang dicuri untuk mendapatkan keuntungan dari perdagangan listrik Israel-UE yang dihasilkan dari gas fosil.
3. AXA
AXA berinvestasi di bank-bank Israel, yang membiayai pencurian tanah dan sumber daya alam Palestina. Jangan membeli polis asuransi dengan AXA, atau jika saat ini Anda memiliki polis asuransi dengan AXA, coba batalkan.
4. Puma
Puma mensponsori Asosiasi Sepak Bola Israel, yang mencakup tim-tim pemukiman ilegal Israel di tanah Palestina yang diduduki.
5. Buah dan Sayuran Israel
Buah-buahan, sayur-sayuran, dan anggur dari Israel sering kali salah diberi label sebagai “Produksi di Israel” padahal buah-buahan tersebut berasal dari tanah Palestina yang dicuri.
6. Soda Stream
Soda Steam secara aktif terlibat dalam kebijakan Israel yang menggusur warga asli Badui-Palestina Israel di Naqab (Negev).
SodaStream memiliki sejarah panjang penganiayaan dan diskriminasi terhadap pekerja Palestina.
7. Ahava
Kosmetik Ahava memiliki lokasi produksi, pusat pengunjung, dan toko utama di pemukiman ilegal Israel.
8. Sabra
Sabra hummus adalah perusahaan patungan antara PepsiCo dan Strauss Group, sebuah perusahaan makanan Israel yang memberikan dukungan finansial kepada tentara Israel. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






