Keren! Kabupaten Tangerang Wakili Banten di Lomba Lingkungan Tingkat Nasional
Afriadi B | 8 Agustus 2023, 23:03 WIB

AKURAT.CO - Lagi, Kabupaten Tangerang mewakili provinsi Banten dalam lomba Program Kampung Iklim (Proklim) tingkat nasional yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Kali ini, giliran Kecamatan Tigaraksa yang lolos ke tingkat nasional. Lomba ini diikuti RW 05 Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Lomba tersebut sudah memasuki tahap verifikasi pada Jumat, (04/08/2023). Dalam proses verifikasi lokasi tersebut, Tim dari KLHK melakukan penilaian terhadap adaptasi dan mitigasi masyarakat berupa perubahan gaya hidup dalam mengurangi gas emisi rumah kaca untuk menurunkan suhu bumi 2 derajat.
Penilaian lainnya adalah program kegiatan masyarakat setempat yang meliputi pengadaan bank sampah serta membentuk Kelompok Wanita Tani (KWT).
Proklim merupakan program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementrian LHK dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan iklim dan menurunkan emisi atau meningkatkan serapan gas rumah kaca (GRK).
Selain itu, memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan dan dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.
Ketua Forum Bank Sampah Kabupaten Tangerang, Susiyanti mengungkapkan, Bank Sampah Asyifa Berkah yang berada di RW 05 Desa Pete terpilih menjadi titik penilaian Proklim, karena sudah mendapatkan pembinaan sejak 2012 dan pada tahun 2018 mendapatkan predikat proklim Utama.
“Untuk bank sampah yang ada di RW 05 Desa Pete ini berdiri sejak 2015 dan sebelumnya diberikan pembinaan dari tahun 2012, sampai saat ini sudah ada 14 bank sampah yang telah beroperasi dan berhasil terpilih menjadi titik penilaian untuk mendapatkan predikat Proklim Lestari,” ungkapnya
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Achmad Taufik mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan melainkan peran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan hidup.
“Kegiatan ini melibatkan seluruh komponen masyarakat maka Pemerintah memberikan kesempatan untuk masyarakat dalam membangun lingkungan sekitar agar terasa nyaman terutama kebersihan lingkungan, maka selanjutnya pemerintah yang akan memfasilitasi berupa pembinaan dan sosialisasi,” ujarnya
Achmad Taufik berharap kegiatan yang dilakukan masyarakat RW 05 Desa Pete bisa tersebar ke berbagai desa di Kabupaten Tangerang agar masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Saya berharap masyarakat bisa bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dan asri sehingga mereka semua bisa nyaman untuk tinggal disini dan dampak positifnya mereka akan terus sehat jika selalu menjaga kebersihan,” harapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya

