Jakarta

Bupati Tangerang Kukuhkan Pengurus Sanggar PSPJL di Pasar Kemis, Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya

M Rahman Akurat | 15 Agustus 2026, 13:57 WIB
Bupati Tangerang Kukuhkan Pengurus Sanggar PSPJL di Pasar Kemis, Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya
Bupati Tangerang mumukul gong menandai pengukuhan pengurus Sanggar PSPJL Kabupaten Tangerang - (Diskominfo)

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri sekaligus secara resmi mengukuhkan Pengurus Sanggar Putro Satriyo Pambuko Jagad Lumaku (PSPJL) Kabupaten Tangerang.

Prosesi pengukuhan pengurus PSPJL ini berlangsung khidmat di Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (14/8/2026) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh keluarga besar Sanggar PSPJL.

Baca Juga: Legislator Golkar Syafi Fabio Soroti Pembedaan Status P3K dan Pembayaran Gaji ke-13

Ia menilai sanggar ini memiliki komitmen kuat dan konsisten dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan seni dan budaya tradisional di tengah kehidupan masyarakat modern.

“Kebudayaan merupakan identitas dan jati diri bangsa yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid di hadapan para pengurus dan warga yang hadir.

Bupati Maesyal berharap Sanggar PSPJL dapat menjadi wadah positif bagi para seniman lokal dan masyarakat luas.

Kehadiran sanggar ini juga diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis, guyub, serta penuh dengan semangat kebersamaan.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal Rasyid menekankan bahwa momentum menyongsong HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus dimanfaatkan dengan baik.

Baca Juga: Insentif 1 Juta Motor Listrik Disetujui Pemerintah, Dua Merek Ini Masuk Skema

Salah satunya adalah untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan dan gotong royong di lingkungan masyarakat.

“Semangat kemerdekaan kita jadikan energi untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan memperkuat gotong royong,” katanya.

Acara pengukuhan tersebut juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit yang dilaksanakan setelah prosesi formal selesai.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.