Jakarta

Sinergi Kader Posyandu Kabupaten Tangerang dengan LippoLand, Perkuat Kolaborasi Turunkan Angka Stunting

M Rahman Akurat | 13 Agustus 2026, 07:03 WIB
Sinergi Kader Posyandu Kabupaten Tangerang dengan LippoLand, Perkuat Kolaborasi Turunkan Angka Stunting
Forum Kader Posyandu kerjasama dengan Yayasan Sahabat Keluarga Lippo Karawaci turunkan angka stunting.

AKURAT JAKARTA — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi strategis antara Forum Kader Posyandu (FKP) Kabupaten Tangerang dengan LippoLand.

Kolaborasi melalui Yayasan Sahabat Keluarga Lippo Karawaci ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kecerdasan balita melalui Posyandu.

Kerja sama ini dinilai menjadi langkah nyata yang sangat krusial dalam mempercepat penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan anak di wilayah Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Aksi Simpatik Satpol PP Kabupaten Tangerang: Bagikan Bendera Merah Putih Kepada Warga dan Pengendara Jelang HUT ke-81 RI

Kegiatan ini diinisiasi khusus untuk memperkuat kepedulian terhadap kesehatan dan kecerdasan balita melalui optimalisasi peran Posyandu.

Wabup Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tangerang menegaskan bahwa penanganan isu kesehatan anak seperti stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi yang kuat antara seluruh elemen bangsa.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak bisa bekerja sendirian. Kerja sama antara kader Posyandu, pihak swasta, pemerintah, dan masyarakat harus terus kita kuatkan. Dengan bergerak bersama, berbagai persoalan kesehatan masyarakat akan lebih mudah kita atasi,” ujar Wabup Intan.

Baca Juga: Rayakan 75 Tahun Kiprah Legendaris, Toyota Land Cruiser 300 HEV Debut Bawa Mesin V6 Twin-Turbo dan Platform TNGA GA-F Kokoh

Posyandu Sebagai Garda Terdepan

Lebih lanjut, Wabup Intan menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran yang sangat strategis. Fasilitas ini bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan dasar, melainkan juga ruang deteksi dini dan pusat edukasi keluarga.

Fungsi utama Posyandu yang menjadi fokus perhatian meliputi: memantau tumbuh kembang anak secara berkala, mendeteksi secara dini potensi permasalahan kesehatan, memberikan edukasi pola asuh kepada orang tua, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi dan pola hidup sehat.

Ia juga menekankan bahwa para kader Posyandu adalah pahlawan kemanusiaan yang menjadi garda terdepan karena bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Jangan pernah merasa pengabdian yang dilakukan adalah pekerjaan kecil. Setiap anak yang tumbuh sehat, setiap orang tua yang mendapatkan edukasi, dan setiap masalah kesehatan yang dapat dideteksi lebih awal merupakan bagian dari kontribusi besar kita bagi masa depan bangsa,” ungkapnya.

Wabup Intan mengungkapkan bahwa berdasarkan data Dinas Kesehatan perJuli 2026, masih terdapat anak yang terindikasi stunting di sejumlah wilayah.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.