Sinergi Kader Posyandu Kabupaten Tangerang dengan LippoLand, Perkuat Kolaborasi Turunkan Angka Stunting

AKURAT JAKARTA — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi strategis antara Forum Kader Posyandu (FKP) Kabupaten Tangerang dengan LippoLand.
Kolaborasi melalui Yayasan Sahabat Keluarga Lippo Karawaci ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kecerdasan balita melalui Posyandu.
Kerja sama ini dinilai menjadi langkah nyata yang sangat krusial dalam mempercepat penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan anak di wilayah Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini diinisiasi khusus untuk memperkuat kepedulian terhadap kesehatan dan kecerdasan balita melalui optimalisasi peran Posyandu.
Wabup Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tangerang menegaskan bahwa penanganan isu kesehatan anak seperti stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi yang kuat antara seluruh elemen bangsa.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak bisa bekerja sendirian. Kerja sama antara kader Posyandu, pihak swasta, pemerintah, dan masyarakat harus terus kita kuatkan. Dengan bergerak bersama, berbagai persoalan kesehatan masyarakat akan lebih mudah kita atasi,” ujar Wabup Intan.
Posyandu Sebagai Garda Terdepan
Lebih lanjut, Wabup Intan menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran yang sangat strategis. Fasilitas ini bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan dasar, melainkan juga ruang deteksi dini dan pusat edukasi keluarga.
Fungsi utama Posyandu yang menjadi fokus perhatian meliputi: memantau tumbuh kembang anak secara berkala, mendeteksi secara dini potensi permasalahan kesehatan, memberikan edukasi pola asuh kepada orang tua, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi dan pola hidup sehat.
Ia juga menekankan bahwa para kader Posyandu adalah pahlawan kemanusiaan yang menjadi garda terdepan karena bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Jangan pernah merasa pengabdian yang dilakukan adalah pekerjaan kecil. Setiap anak yang tumbuh sehat, setiap orang tua yang mendapatkan edukasi, dan setiap masalah kesehatan yang dapat dideteksi lebih awal merupakan bagian dari kontribusi besar kita bagi masa depan bangsa,” ungkapnya.
Wabup Intan mengungkapkan bahwa berdasarkan data Dinas Kesehatan perJuli 2026, masih terdapat anak yang terindikasi stunting di sejumlah wilayah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






