Bupati Maesyal Dampingi Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat di PPI Curug Tangerang, Ini Pesan yang Disampaikan

AKURAT JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) RI, Letkol Teddy Indra Wijaya, bersama Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), meninjau langsung program Sekolah Rakyat di STPI (PPI) Curug, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Sabtu (8/8/2026).
Kunjungan kerja dua pejabat tinggi negara ini bertujuan memastikan kesiapan pelaksanaan program andalan pemerintahan Prabowo-Gibran tersebut.
Rombongan juga melihat langsung kondisi para calon siswa yang akan menempuh pendidikan di PPI Curug serta fasilitas yang ada di lokasi tersebut.
Baca Juga: Prediksi Skor Groningen vs Utrecht di Eredivisie, 9 Agustus 2026: Duel Sengit di Euroborg
Kunjungan Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul ini didampingi Gubernur Banten, Andra Soni, dan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.
Rombongan berkeliling memeriksa berbagai fasilitas pendidikan serta berinteraksi interaktif dengan anak-anak calon siswa.
Dukungan Penuh Pemkab Tangerang Terhadap Sekolah Rakyat
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah terhadap inisiatif Sekolah Rakyat ini.
Menurutnya, program Sekolah Rakyat ini membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat miskin.
"Kami Pemerintah Kabupaten Tangerang tentunya sangat mendukung program Sekolah Rakyat ini. Hari ini kami bersama Bapak Sekretaris Kabinet, Bapak Menteri Sosial dan Gubernur Banten melihat langsung fasilitas dan anak-anak," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Langkah Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bupati Maesyal menambahkan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan akses pendidikan formal. Pendekatan ini diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
"Harapan kita anak-anak ini mendapatkan pendidikan dan pembinaan yang baik. Sehingga nantinya mereka bisa memiliki masa depan yang lebih baik dan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan unggul," ungkapnya.
Kehadiran pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang diharapkan semakin memperkuat sinergi untuk memastikan program tersebut berjalan optimal.
Bupati Maesyal menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Banten untuk mendukung keberhasilan Sekolah Rakyat di wilayah Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Ada BTN UI Green Marathon, Aktivitas di Kampus UI Depok Bakal Terganggu 9 Agustus
"Kita akan terus berkoordinasi dan menguatkan sinergi. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak ini mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang dan meraih cita-citanya," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





