Jakarta

Hadiri Maulid Nabi di Jatake, Bupati Maesyal Ajak Masyarakat Tangerang Tanamkan Keteladanan Rasulullah pada Anak Sejak Dini

M Rahman Akurat | 9 Agustus 2026, 06:42 WIB
Hadiri Maulid Nabi di Jatake, Bupati Maesyal Ajak Masyarakat Tangerang Tanamkan Keteladanan Rasulullah pada Anak Sejak Dini
Bupati Maesyal berdialog dengan santri dalam acara Maulid Nabi di Jatake. - (Dok. Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Al Hidayah, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, pada Jumat (7/8/2026) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan.

Momen keagamaan ini harus menjadi sarana krusial untuk mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah kepada anak-anak sejak usia dini.

Baca Juga: Ada BTN UI Green Marathon, Aktivitas di Kampus UI Depok Bakal Terganggu 9 Agustus

"Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita mengenal Nabi Muhammad SAW, meneladani akhlaknya, serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Warisan Tradisi untuk Generasi Muda Tangerang

Menurut Bupati Maesyal Rasyid, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan tradisi keagamaan yang memiliki nilai fundamental dalam kehidupan sosial masyarakat.

Oleh karena itu, lanjutnya, kegiatan syiar Islam seperti ini wajib terus dilestarikan dan diwariskan secara turun-temurun kepada generasi muda.

"Ini adalah sebuah tradisi kita yang harus terus dilakukan agar anak-anak kita nantinya tahu dan memahami sejarah serta keteladanan Nabi Muhammad SAW," jelasnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Sparta Rotterdam vs Feyenoord di Eredivisie, 9 Agustus 2026: Derby Panas di Pekan Pembuka

Apresiasi untuk Kebersamaan Warga Desa Jatake

Bupati Tangerang juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh masyarakat Desa Jatake yang konsisten menjaga kekompakan dan semangat dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan.

Ia menilai, majelis ilmu dan selawat seperti Maulid Nabi ampuh menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun kepedulian sosial antar desa.

"Mudah-mudahan kegiatan ini terus kita jaga, terus kita laksanakan, dan menjadi bagian dari upaya kita membangun generasi Kabupaten Tangerang yang berakhlak, berkarakter, dan memiliki nilai-nilai keagamaan," tuturnya.

Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai ajang introspeksi diri.

Baca Juga: Tercepat pada Moto3 Inggris 2026, Veda Diakui Media Italia: Bukan Kebetulan

Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan mengimplementasikan sifat serta perilaku terpuji beliau dalam kehidupan bermasyarakat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.