Jakarta

Bupati Tangerang Usul TMC Hujan Buatan untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin, BMKG: Kondisi Awan Belum Memenuhi Syarat

M Rahman Akurat | 6 Juli 2026, 08:19 WIB
Bupati Tangerang Usul TMC Hujan Buatan untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin, BMKG: Kondisi Awan Belum Memenuhi Syarat
Bupati Maesyal Rasyid berbincang dengan Menteri LH, Jumhur Hidayat, di lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin.

AKURAT JAKARTA - Memasuki hari keenam, Minggu (5/7/2026) penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, terus mengalami kemajuan yang signifikan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang pun berupaya terus mengintensifkan pemadaman melalui jalur darat maupun udara.

Berbagai langkah strategis dilakukan secara terukur dan terkoordinasi guna memastikan kebakaran dapat segera terkendali sepenuhnya.

Baca Juga: Siap Guncang Pasar SUV Indonesia, BYD Denza B5 Bawa Mesin Super Hybrid, AWD Pintar, Differential Lock dan Lebih dari 16 Mode Berkendara

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan seluruh tahapan penanganan telah dijalankan sesuai agenda operasional yang disusun sejak awal terjadinya kebakaran.

"Selama enam hari ini kita sudah memiliki program penanganan yang terukur. Hari pertama hingga hari keenam seluruh operasional pemadaman terus berjalan," ujar Bupati Maesyal di TPA Jatiwaringin, Minggu (5/7/2026).

"Pemadaman dilakukan melalui jalur darat oleh petugas pemadam kebakaran dengan kendaraan operasional, serta melalui udara dengan dukungan water bombing," lanjutnya.

Menurutnya, operasi water bombing yang melibatkan helikopter BNPB masih terus berlangsung dan telah memasuki hari keempat.

Langkah tersebut terbukti efektif menekan titik-titik api yang berada di area timbunan sampah dan sulit dijangkau melalui jalur darat.

Baca Juga: Neymar Resmi Pensiun dari Timnas Brasil Usai Selecao Disingkirkan Norwegia di Piala Dunia 2026

Titik Api Berhasil Ditekan Secara Drastis

Melalui evaluasi dan monitoring langsung di lapangan, titik api yang membara berhasil ditekan secara drastis dari semula mencapai 70% kini tersisa 3,6%.

Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), BNPB, Manggala Agni, TNI/Polri, serta seluruh relawan.

Bupati Maesyal menjelaskan bahwa dari total luas lahan TPA Jatiwaringin yang mencapai 33 hektare, area aktif sampah adalah sebesar 27 hektare.

Adapun lokus atau titik spot yang terdampak langsung oleh api seluas kurang lebih 15 hektare dan posisinya tidak menyebar ke seluruh kawasan.

"Kami bergerak cepat sejak hari pertama. Di hari kedua, Pemkab Tangerang langsung menerbitkan SK Status Darurat yang ditindaklanjuti dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan," ujar Bupati Maesyal.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.