Perkuat Program MBG, Bupati Maesyal Rasyid Dorong Integrasi Digital Lintas Sektor Kabupaten Tangerang

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mematangkan kesiapan pelaksanaan program jaminan sosial bagi generasi muda.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat sinergi dan efektivitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rapat strategis yang dihadiri para pimpinan daerah lintas sektor tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Tangerang pada Selasa (15/6/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam menyelaraskan kebijakan serta koordinasi lintas sektor di Kabupaten Tangerang.
Tujuannya adalah memastikan program MBG berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta didik di Kabupaten Tangerang.
Konsep Satu Data, Satu Platform, Satu Keputusan
Dalam arahannya, Bupati Maesyal menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang tengah gencar mengembangkan aplikasi MBG.
Platform digital terintegrasi ini dirancang khusus untuk menjawab berbagai tantangan teknis di lapangan yang selama ini banyak disuarakan.
Selama ini, pelaksanaan program serupa kerap menghadapi kendala konvensional. Mulai dari pengelolaan data yang masih tersebar, proses pelaporan yang belum terpusat, hingga kebutuhan informasi real-time yang sulit diakses secara cepat dan akurat.
“Melalui konsep satu data, satu platform, satu keputusan, seluruh data dari Sentra Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG), sekolah, hingga madrasah akan terintegrasi dalam satu sistem," ujar Bupati Maesyal di hadapan jajaran Forkopimda.
Menurutnya, digitalisasi ini akan memangkas birokrasi pelaporan yang rumit. "Dengan begitu, pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara lebih tepat, cepat, dan berbasis data terkini,” lanjutnya.
Baca Juga: Warmindo, Warung Legendaris Mahasiswa: Dari Burjo Kuningan hingga Ikon Kuliner Jogja
Roadmap Digitalisasi: Fokus Fitur Mandiri SPPG dan Sekolah
Selain membahas integrasi data, forum koordinasi ini juga berhasil menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan aplikasi MBG di Kabupaten Tangerang.
Pemkab Tangerang menjadwalkan pengembangan teknologi ini secara bertahap dan berkelanjutan agar sistem tetap stabil saat diimplementasikan skala besar.
Pada tahap awal, pengembangan teknologi akan difokuskan pada fitur self-service (pelayanan mandiri).
Fitur ini diperuntukkan bagi pengelola SPPG dan setiap satuan pendidikan. Melalui fitur tersebut, pihak sekolah maupun penyedia pangan dapat melakukan proses pelaporan operasional secara mandiri, mudah, dan akurat langsung dari gawai mereka.
"Langkah ini penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pengawasan program MBG di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang," jelas Bupati Maesyal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





