Jakarta

Stop Kekerasan di Sekolah! Wabup Tangerang Tegaskan Guru PAUD/TK Harus Jadi Garda Terdepan Pembentukan Karakter Anak

M Rahman Akurat | 10 Juni 2026, 11:05 WIB
Stop Kekerasan di Sekolah! Wabup Tangerang Tegaskan Guru PAUD/TK Harus Jadi Garda Terdepan Pembentukan Karakter Anak
Wabup Intan saat membuka acara sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah bagi Guru PAUD/TK se-Kabupaten Tangerang

AKURAT JAKARTA — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan bahwa lingkungan pendidikan harus bersih dan bebas dari segala bentuk tindakan kekerasan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Wabup Intan saat membuka acara Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah bagi Guru PAUD/TK se-Kabupaten Tangerang, pada Rabu (10/06/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Intan Nurul Hikmah menggarisbawahi komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan ekosistem sekolah yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

Baca Juga: Hukum Makan Daging Kelinci dalam Islam: Halal atau Haram? Ini Penjelasan Ulama dan Dasar Hukumnya

Dorong Komunikasi Positif

Wabup Intan menyampaikan bahwa tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi tindakan agresif di institusi pendidikan, terutama pada jenjang usia dini.

"Saya ingin menegaskan bahwa tidak boleh ada ruang bagi segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Kita harus memastikan sekolah benar-benar bebas dari segala bentuk kekerasan, baik kekerasan fisik, verbal, psikologis, perundungan maupun bentuk kekerasan lainnya," tegasnya.

Menurutnya, kekerasan terhadap anak bukanlah perkara sepele. Tindakan non-fisik seperti bentakan, ejekan, serta kata-kata yang merendahkan (verbal abuse) dapat memicu trauma mendalam yang mengganggu tumbuh kembang anak kelak.

Sebagai solusi konkret, Wabup Intan mengajak para pengajar menerapkan metode belajar yang humanis melalui:

Baca Juga: BYD Atto 3 Meluncur dengan Desain Modern dan Baterai Tangguh Ultra Aman, SUV Listrik Cerdas yang Mulai Diburu Konsumen Asia

  • Kasih sayang yang tulus dalam membimbing siswa.

  • Komunikasi positif tanpa menggunakan kata-kata kasar atau intimidasi.

  • Kesabaran tinggi menghadapi dinamika emosi anak usia dini.

  • Keteladanan nyata yang bisa ditiru oleh anak didik secara langsung.

Golden Age Anak Bergantung pada Pola Asuh di Sekolah

Wabup Intan Nurul Hikmah menilai masa keemasan (golden age) anak sangat bergantung pada pola asuh di sekolah. Karena itu, guru PAUD dan TK memegang peran krusial dalam pembentukan karakter awal ini.

"Apa yang diajarkan dan dicontohkan oleh guru hari ini akan melekat dalam ingatan anak-anak hingga mereka dewasa nanti. Karena itu saya meyakini bahwa guru bukan hanya pendidik, tetapi juga pelindung, pembimbing, sekaligus teladan bagi anak-anak kita," ujarnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.