Jakarta

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Bupati Tangerang Perkuat Sinergi Lintas Sektor Melalui Program Gepenta

M Rahman Akurat | 20 Mei 2026, 07:23 WIB
Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Bupati Tangerang Perkuat Sinergi Lintas Sektor Melalui Program Gepenta
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, membuka acara pertemuan Tim Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir.

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka pertemuan Tim Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Gepenta) Kabupaten Tangerang di Hotel Vega Gading Serpong, Selasa (19/5/2026).

Acara ini bertujuan memperkuat komitmen lintas sektor dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di wilayah Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa kesehatan ibu dan anak adalah fondasi utama bagi masa depan daerah.

Baca Juga: Sosialisasi SPMB 2026, Bupati Tangerang Tegaskan Penerimaan Siswa Baru Harus Transparan dan Bebas Pungutan

Menurutnya, upaya penyelamatan nyawa bukan sekadar program rutin pemerintah, melainkan sebuah investasi jangka panjang.

“Satu nyawa ibu dan satu nyawa bayi sangat berarti bagi masa depan keluarga dan daerah ini. Ibu yang sehat akan melahirkan generasi yang cerdas dan berdaya saing,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Penurunan Angka Kematian Ibu

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, lanjut Bupati, menunjukkan hasil positif dalam penanganan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan data yang dipaparkan Dinas Kesehatan, terjadi penurunan signifikan pada kasus Angka Kematian Ibu (AKI).

Tahun 2024 terjadi 34 kasus. Sedangkan pada tahun 2025 terjadi 23 kasus.

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan pihak terkait atas capaian tersebut.

Ia menilai penurunan ini adalah buah dari kerja keras bersama dalam meningkatkan aksesibilitas pelayanan kesehatan, baik di tingkat dasar maupun rujukan.

Baca Juga: Prediksi Skor Freiburg vs Aston Villa di Final UEL, 21 Mei 2026: The Villans Dibayangi Kejutan Breisgau-Brasilianer

Evaluasi Angka Kematian Bayi

Meski angka kematian ibu menurun, Bupati Maesyal memberikan catatan khusus terkait Angka Kematian Bayi (AKB).

Ia menyebutkan bahwa data AKB tahun 2024 dan 2025 belum menunjukkan perubahan yang signifikan.

Kondisi ini, lanjut bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini, menjadi dasar bagi Pemkab Tangerang untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.