Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Bupati Tangerang Perkuat Sinergi Lintas Sektor Melalui Program Gepenta

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka pertemuan Tim Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Gepenta) Kabupaten Tangerang di Hotel Vega Gading Serpong, Selasa (19/5/2026).
Acara ini bertujuan memperkuat komitmen lintas sektor dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa kesehatan ibu dan anak adalah fondasi utama bagi masa depan daerah.
Menurutnya, upaya penyelamatan nyawa bukan sekadar program rutin pemerintah, melainkan sebuah investasi jangka panjang.
“Satu nyawa ibu dan satu nyawa bayi sangat berarti bagi masa depan keluarga dan daerah ini. Ibu yang sehat akan melahirkan generasi yang cerdas dan berdaya saing,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Penurunan Angka Kematian Ibu
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, lanjut Bupati, menunjukkan hasil positif dalam penanganan kesehatan masyarakat.
Berdasarkan data yang dipaparkan Dinas Kesehatan, terjadi penurunan signifikan pada kasus Angka Kematian Ibu (AKI).
Tahun 2024 terjadi 34 kasus. Sedangkan pada tahun 2025 terjadi 23 kasus.
Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan pihak terkait atas capaian tersebut.
Ia menilai penurunan ini adalah buah dari kerja keras bersama dalam meningkatkan aksesibilitas pelayanan kesehatan, baik di tingkat dasar maupun rujukan.
Evaluasi Angka Kematian Bayi
Meski angka kematian ibu menurun, Bupati Maesyal memberikan catatan khusus terkait Angka Kematian Bayi (AKB).
Ia menyebutkan bahwa data AKB tahun 2024 dan 2025 belum menunjukkan perubahan yang signifikan.
Kondisi ini, lanjut bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini, menjadi dasar bagi Pemkab Tangerang untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






