Jakarta

Bupati Tangerang Resmikan Penataan Makam Keramat Ki Mauk, Transformasi Kawasan Kumuh Jadi Destinasi Wisata Religi

M Rahman Akurat | 17 Mei 2026, 15:11 WIB
Bupati Tangerang Resmikan Penataan Makam Keramat Ki Mauk, Transformasi Kawasan Kumuh Jadi Destinasi Wisata Religi
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, meresmikan proyek pemugaran dan penataan kawasan Makam Keramat Ki Mauk.

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi meresmikan selesainya proyek pemugaran dan penataan kawasan Makam Keramat Ki Mauk di Kecamatan Mauk, Minggu (17/5/2026).

Proyek ini menjadi tonggak keberhasilan program relokasi permukiman warga yang kini bertransformasi menjadi kawasan yang tertata, bersih, dan representatif.

Penataan ini merupakan penantian panjang sejak tahun 1997. Melalui pendekatan musyawarah dan komitmen pemerintah daerah, kawasan makam tokoh panutan masyarakat Mauk tersebut kini tampil lebih megah sebagai destinasi wisata religi unggulan di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Desain SUV Kekinian BYD Atto 2 Berhasil Mencuri Perhatian Pengguna yang Cari Mobil Listrik Murah dengan Tampilan Premium dan Modern

Realisasi Setelah 29 Tahun Dinanti

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa rencana penataan makam pejuang tersebut sebenarnya sudah direncanakan sejak puluhan tahun lalu.

Namun, realisasi penataan secara optimal baru bisa dicapai dalam satu tahun terakhir.

“Alhamdulillah, rencana pemugaran dan penataan Makam Keramat Ki Mauk ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1997. Setahun lalu, tepatnya Mei 2025, kami bermusyawarah dengan keluarga ahli waris, Pak Camat, Ketua MUI, serta tokoh pemuda. Semua sepakat menyetujui relokasi,” ujar Maesyal Rasyid.

Relokasi Humanis dan Fasilitas Lengkap

Salah satu poin utama dalam proyek ini adalah relokasi rumah warga yang sebelumnya berada di area inti makam.

Pemerintah Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan pihak swasta yaitu PIK 2 menyediakan hunian baru bagi warga.

Beberapa hal yang terkait dengan penataan kawasan Makam Keramat Ki Mauk antara lain:

  • Lokasi Baru: Hunian warga dipindah sejauh 100-200 meter dari lokasi semula.

  • Fasilitas Baru: Kawasan kini dilengkapi pendopo utama, area ziarah yang luas, akses air bersih, dan sanitasi yang layak.

  • Tujuan Penataan: Menghilangkan kesan kumuh dan meningkatkan kenyamanan peziarah.

Baca Juga: Prediksi Skor Real Oviedo vs Deportivo Alaves di La Liga, 18 Mei 2026: Laga Emosional Santi Cazorla dan Misi Babazorros Hindari Degradasi

Mendorong Ekonomi Lokal melalui Wisata Religi

Bupati Maesyal berharap dengan kondisi yang lebih representatif, Makam Keramat Ki Mauk tidak hanya menjadi tempat ibadah dan ziarah yang nyaman, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

“Dulu saya melihat kawasan ini kurang tertata dan kurang mencerminkan nilai sebuah makam keramat. Sekarang pendopo dan tempat ziarah sudah siap. Insya Allah, ini akan memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.