Pertama di Indonesia! Kabupaten Tangerang Luncurkan Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026, Kick-Off Dilakukan Oleh Bawaslu RI

AKURAT JAKARTA – Kabupaten Tangerang resmi mencetak sejarah baru dalam dunia demokrasi di Indonesia.
Kabupaten Tangerang menjadi daerah pertama dari 514 kabupaten/kota di Indonesia yang menggelar Kick-Off Peluncuran Nasional Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026.
Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, ini berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Tangerang pada Selasa (12/05/2026).
Sementara peresmian Kick-Off Peluncuran Nasional Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026 ini dilakukan secara simbolis melalui pemukulan gong oleh Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty.
Kebanggaan dan Awal Baik Demokrasi
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyatakan rasa bangga dan syukur atas kepercayaan besar yang diberikan oleh Bawaslu RI.
Menurutnya, penunjukan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kualitas demokrasi di tingkat daerah hingga nasional.
“Kami bangga dan bersyukur dapat melaksanakan tugas mulia ini. Kabupaten Tangerang menjadi daerah pertama dari 514 kabupaten/kota di Indonesia yang melaksanakannya,” ujar Maesyal Rasyid dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa kepercayaan ini menjadi modal awal yang baik bagi Kabupaten Tangerang untuk menjaga dinamika politik agar tetap kondusif.
Langkah ini diharapkan mampu menginspirasi daerah lain di Indonesia untuk menerapkan program serupa.
Baca Juga: Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Membuat Kamu Lebih Disegani di Kantor Meski Tanpa Jabatan Tinggi
Sinergi Lintas Sektor Kunci Sukses Pemilu Aman
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Bawaslu, KPU, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat.
Sinergi yang kuat, lanjut Bupati Maesyal Rasyid, menjadi fondasi utama demi melahirkan Pemilu yang aman dan bermartabat.
"Koordinasi dan sinergi lintas sektor adalah kunci utama. Saya ingat betul bagaimana komunikasi yang intensif, bahkan hingga dini hari, dilakukan demi memastikan situasi tetap terkendali tanpa mengintervensi norma hukum yang ada," ungkapnya.
Program Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026 ini mengusung jargon "Berfungsi dan Bergerak Untuk Pemilu 2029 Yang Bermartabat".
Melalui program ini, kader pengawas diharapkan mampu menjadi mata dan telinga dalam mengawal jalannya pesta demokrasi.
“Saya berharap para kader pengawas semakin berintegritas dan bertanggung jawab. Selain itu, literasi politik masyarakat harus diperkuat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau upaya memecah belah persatuan,” tambah Bupati Maesyal.
Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN: Perum DAMRI Buka Posisi Staf Hubungan Karyawan 2026
Apresiasi dari Bawaslu RI
Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, menegaskan bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan komitmen nyata dari seluruh pihak.
Pengawasan partisipatif dinilai sebagai instrumen krusial untuk menekan praktik politik uang dan politisasi SARA.
“Para Kader Pengawas Partisipatif adalah mata dan telinga yang memastikan setiap suara terjaga demi tegaknya keadilan pemilu,” jelas Lolly.
Lolly juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas dukungan penuh dan penyediaan fasilitas terhadap agenda nasional ini.
Ia mengungkapkan, Kabupaten Tangerang sebelumnya sempat masuk dalam kategori rawan tinggi berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP).
Baca Juga: Pansus DPRD DKI Segel Enam Lokasi Parkir di Blok M Square, Potensi Kebocoran PAD Capai Rp50 Miliar
Namun, berkat netralitas ASN yang terjaga dan kolaborasi yang solid, potensi kerawanan tersebut berhasil dimitigasi dengan baik.
Keberhasilan inilah yang membuat Bawaslu RI memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi kick-off nasional yang disaksikan secara daring maupun luring oleh perwakilan 514 kabupaten/kota se-Indonesia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






