Pantau Langsung Seleksi Wawancara Calon Penerima Beasiswa Tangerang Gemilang 2026, Bupati Maesyal Jamin Tidak Ada Titipan

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat miskin.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memantau langsung seleksi wawancara calon penerima Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang pada Selasa (12/5/2026).
Program Beasiswa Tangerang Gemilang tahun 2026 mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Dari sekitar 1.700 lebih pendaftar, sebanyak 1.458 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi yang berhak untuk mengikuti tahapan wawancara.
Baca Juga: Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Membuat Kamu Lebih Disegani di Kantor Meski Tanpa Jabatan Tinggi
Dari jumlah tersebut, sekitar 650 peserta akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
Program strategis ini dirancang untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas.
Kuota penerima tahun ini melonjak tajam demi menjangkau lebih banyak mahasiswa berprestasi dari keluarga prasejahtera.
Kuota Penerima Naik Tiga Kali Lipat
Animo masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Tercatat lebih dari 1.700 pendaftar mengajukan berkas.
Setelah melalui verifikasi ketat, 1.458 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan wawancara.
Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN: Perum DAMRI Buka Posisi Staf Hubungan Karyawan 2026
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengungkapkan bahwa Pemkab Tangerang meningkatkan alokasi penerima beasiswa secara signifikan pada tahun anggaran 2026.
“Sebelumnya tahun 2025 juga sudah kita berangkatkan beasiswa sebanyak 235 orang. Sekarang naik menjadi lebih kurang sekitar 670 orang, jadi tiga kali lipat naiknya,” ujar Maesyal Rasyid di lokasi seleksi.
Dari total peserta wawancara, sekitar 650 hingga 670 mahasiswa terbaik akan ditetapkan sebagai penerima sah Beasiswa Tangerang Gemilang 2026.
Prioritas untuk Keluarga Desil 1 sampai Desil 4
Pemkab Tangerang memastikan bantuan pendidikan ini tepat sasaran. Prioritas utama penerima manfaat adalah warga Kabupaten Tangerang yang masuk dalam kategori Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desil 1 hingga Desil 4.
Kategori tersebut mencakup:
Keluarga dengan keterbatasan ekonomi tinggi.
Orang tua dengan penghasilan rendah.
Masyarakat yang kesulitan membiayai kuliah mandiri.
Baca Juga: Pansus DPRD DKI Segel Enam Lokasi Parkir di Blok M Square, Potensi Kebocoran PAD Capai Rp50 Miliar
Kuliah Gratis Sampai Lulus dan Wisuda
Para penerima Beasiswa Tangerang Gemilang akan mendapatkan fasilitas pembiayaan kuliah penuh (full scholarship).
Komponen beasiswa mencakup seluruh biaya pendidikan dari semester awal hingga menyandang gelar sarjana.
“Mudah-mudahan ini menjadi modal dasar bagi anak-anak kita supaya bisa sekolah, bisa kuliah, dan mereka supaya bisa pintar, bisa cerdas, dan gratis semuanya. Dari awal masuk sampai dengan selesai dia wisuda, gratis,” tegas Bupati Maesyal.
Gandeng 33 Kampus Ternama
Untuk memperluas pilihan program studi, Pemkab Tangerang telah menjalin kemitraan resmi dengan 33 perguruan tinggi di Indonesia. Jaringan kampus ini dipastikan akan terus bertambah.
Maesyal Rasyid membeberkan bahwa sejumlah kampus top nasional mulai melirik program ini untuk berkolaborasi, salah satunya adalah Institut Teknologi Bandung (ITB).
“Kita sudah kerja sama dengan lembaga pendidikan, bahkan sudah ada 33 universitas. Kemarin kami juga mendapat kabar dari ITB yang ingin menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang,” tambahnya.
Baca Juga: Total Kekayaan Presiden Prabowo Capai Rp2 Triliun Tanpa Utang
Bupati Jamin Seleksi Bersih Tanpa Titipan
Guna menjaga integritas program, Bupati Tangerang menegaskan bahwa seluruh proses seleksi berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.
Ia menjamin tidak ada praktik nepotisme atau intervensi dari pihak luar dalam menentukan kelulusan peserta.
“Enggak ada titipan. Semuanya seleksi. Bukan hanya seleksi di internal sini saja, tapi juga di perguruan tinggi kita tidak bisa masuk ke sana,” pungkas Maesyal Rasyid.
Melalui transparansi dan peningkatan kuota ini, Pemkab Tangerang berharap generasi muda dapat memutus mata rantai kemiskinan lewat jalur pendidikan tinggi berkualitas. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






