Viral Cerdas Cermat 4 Pilar Kalbar, SMAN 1 Pontianak Desak Penyelenggara Evaluasi Penilaian Juri

AKURAT JAKARTA – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat (Kalbar) yang digelar MPR RI menuai polemik di media sosial.
Pihak SMAN 1 Pontianak secara resmi menyoroti objektivitas dewan juri setelah nilai tim mereka dikurangi karena dianggap memberikan jawaban yang salah, meskipun pihak sekolah meyakini jawaban tersebut benar secara substansi.
Rekaman momen perlombaan tersebut kini viral dan memicu perdebatan publik terkait kredibilitas penilaian dalam kompetisi bergengsi tersebut.
Baca Juga: Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Megawati 'Megatron' Targetkan Juara Liga Voli Korea Musim 2026/2027
Dalam keterangannya, Selasa (12/5), pihak SMAN 1 Pontianak mengungkapkan beberapa poin krusial yang dianggap merugikan siswa mereka.
Salah satu yang paling disoroti adalah adanya kemiripan jawaban antara tim SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas, namun juri disebut hanya membenarkan salah satu pihak tanpa penjelasan transparan.
“Terdapat indikasi penggunaan relasi kuasa oleh dewan juri tanpa proses konfirmasi dan klarifikasi yang memadai. Hal ini diperkuat dengan validasi sepihak mengenai kompetensi juri sehingga lomba tetap dilanjutkan tanpa penyelesaian proporsional,” tulis pernyataan resmi sekolah.
Pihak sekolah menegaskan bahwa siswa mereka telah menyampaikan jawaban dengan artikulasi yang jelas dan tegas, sehingga layak mendapatkan penilaian yang objektif sesuai materi yang disampaikan.
Atas temuan-temuan tersebut, SMAN 1 Pontianak mendesak pihak penyelenggara untuk memberikan konfirmasi resmi dan penjelasan mendalam mengenai dasar pengambilan keputusan juri.
Langkah ini dinilai penting demi menjaga integritas dan kredibilitas pelaksanaan LCC 4 Pilar di masa mendatang.
Sekolah juga meminta agar ada evaluasi menyeluruh terhadap proses penilaian untuk memastikan asas keadilan bagi seluruh peserta lomba yang merupakan representasi siswa terbaik di Kalimantan Barat.
Meskipun sedang memperjuangkan keadilan bagi timnya, pihak manajemen SMAN 1 Pontianak mengimbau seluruh siswa-siswi untuk tetap menahan diri.
Mereka diminta untuk tetap mengedepankan adab dan etika saat memberikan komentar di media sosial terkait polemik yang sedang terjadi.
"Terkait permasalahan yang sedang viral, mohon jika berkomentar tetap mengedepankan adab," pesan pihak sekolah kepada para siswanya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






