Menpora Pastikan Kesejahteraan Atlet, Presiden Prioritaskan Bonus Prestasi

AKURAT JAKARTA — Pemerintah menegaskan komitmen kuat dalam menjamin masa depan dan kesejahteraan para atlet nasional melalui pemberian bonus prestasi di berbagai ajang internasional.
Langkah ini merupakan pengejawantahan dari visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menempatkan atlet sebagai aset berharga bangsa.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyatakan bahwa apresiasi bagi peraih medali di ajang SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade adalah bentuk nyata penghormatan negara. Menurutnya, para atlet telah mengorbankan banyak hal demi mengibarkan Merah Putih di panggung dunia.
Baca Juga: Bang Zaki Sebut Ada 6 Pemain Timnas Usia Dini Sempat Dipantau Scout Luar Negeri
"Seperti yang selalu ditekankan oleh Presiden Prabowo, atlet adalah aset bangsa yang harus kita hargai. Negara akan selalu hadir, bukan hanya saat seremoni keberangkatan, tetapi juga dalam mendukung, membina, dan mengupayakan kesejahteraan hidup mereka," ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/4/2026).
Erick melanjutkan bahwa Presiden Prabowo secara konsisten menginstruksikan agar kesejahteraan atlet menjadi prioritas utama.
Hal ini bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga yang berprestasi dan berkelanjutan. Pemerintah ingin memastikan bahwa jerih payah para atlet dapat mengantarkan mereka pada masa depan yang lebih baik, bahkan setelah masa pensiun tiba.
Sejalan dengan arahan Presiden, Menpora berpesan agar para atlet memanfaatkan bonus tersebut secara bijak untuk kebutuhan jangka panjang, seperti pendidikan, tabungan, maupun investasi.
"Bonus ini bukan sekadar simbol, melainkan bukti kehadiran negara. Kami ingin memastikan keringat yang mereka teteskan menjadi modal untuk masa tua yang terjamin," tambah Erick.
Sejumlah atlet nasional telah membuktikan manfaat nyata dari kebijakan ini. Lifter senior Eko Yuli Irawan, misalnya, memanfaatkan bonusnya untuk membeli sawah bagi orang tua dan membangun fasilitas latihan angkat besi guna mencetak generasi penerus.
Kisah inspiratif lainnya datang dari karateka Leica Al Humaira Lubis yang berhasil membeli rumah keluarga, serta atlet para-powerlifting Ni Nengah Widiasih yang membuka usaha kuliner dan menciptakan lapangan kerja di daerahnya.
"Apa yang mereka lakukan bisa menjadi inspirasi bagi atlet lainnya. Mereka membuktikan bahwa dengan pengelolaan bonus yang bijak dan berorientasi masa depan, tidak ada lagi cerita masa surut bagi atlet setelah gantung sepatu," pungkas Menpora.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



