Akurat Logo

Kendalikan Inflasi dan Harga Bahan Pokok, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Luncurkan Program GASPOL

M Rahman Akurat | 23 April 2026, 09:38 WIB
Kendalikan Inflasi dan Harga Bahan Pokok, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Luncurkan Program GASPOL
Wabup Tangerang mencanangkan Gerakan Kolaborasi Pengendalian Bahan Pokok dan Inflasi yang disingkat GASPOL.

AKURAT JAKARTA – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, resmi mencanangkan Gerakan Kolaborasi Pengendalian Bahan Pokok dan Inflasi yang disingkat GASPOL.

Inovasi ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan sekaligus menekan laju inflasi di wilayah Kabupaten Tangerang.

Pencanangan tersebut disampaikan Wabup Intan saat membuka acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tangerang di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, Rabu (22/04/2026).

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Publik yang Nyaman dan Responsif, Bupati Tangerang Bersama Dirut BPJS Kesehatan Resmikan Kantor Baru Cabang Tigaraksa

“Pemerintah Kabupaten Tangerang mencanangkan GASPOL sebagai wujud komitmen bersama dalam pengendalian inflasi daerah,” ujar Intan Nurul Hikmah di hadapan para pemangku kepentingan.

Stabilitas Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat

Wabup Intan menekankan bahwa stabilitas harga pangan berkaitan erat dengan daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan di Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten sepanjang tahun 2025 tercatat stabil di angka 2,3% hingga 2,7%.

Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan global yang kompleks memerlukan strategi jangka panjang yang berkelanjutan.

“Pengendalian stok tidak cukup dengan langkah jangka pendek. Kita butuh penguatan ketahanan pangan, pemanfaatan teknologi informasi, dan akurasi data sebagai dasar pengambilan kebijakan,” tegasnya.

Baca Juga: Buka Raker 2026, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Dorong DKKT Bangkitkan Potensi Seni Budaya Lokal

Dampak Dapur SPPG dan Inovasi Sektor Pertanian

Salah satu poin penting yang disoroti adalah dinamika dapur Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) yang kini mulai memengaruhi fluktuasi harga komoditas seperti telur ayam, cabai, dan beras.

Menanggapi hal ini, Wabup Intan meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk melakukan terobosan.

“Saya meminta perangkat daerah terkait untuk menghidupkan kembali sektor peternakan dan pertanian lokal agar lebih produktif dan inovatif dalam menyuplai kekurangan stok pangan secara mandiri,” imbuhnya.

Empat Pilar Pengendalian Inflasi

Senada dengan Wabup, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tangerang, H. Syaifullah, menjelaskan bahwa TPID akan terus bergerak berdasarkan empat pilar Utama pengendalian inflasi.

Empat pilat tersebut adalah: Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif.

“Forum strategis ini penting untuk merumuskan langkah konkret melalui intervensi pasar dan pengawasan lapangan guna menjaga stabilitas harga di tingkat masyarakat,” kata Syaifullah.

Baca Juga: Cara Menyimpan Daging Tetap Halal dan Segar, Sudah Benar Dilakukan di Rumah?

Melalui gerakan GASPOL dan sinergi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Tangerang optimistis mampu menghadapi tantangan ekonomi serta menjaga kesejahteraan warga melalui harga pangan yang tetap terjangkau. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.