Jakarta

Wabup Tangerang Sidak Pasar Kelapa Dua, Dorong Digitalisasi dan Layanan NIB Gratis bagi Pedagang

M Rahman Akurat | 15 April 2026, 06:15 WIB
Wabup Tangerang Sidak Pasar Kelapa Dua, Dorong Digitalisasi dan Layanan NIB Gratis bagi Pedagang
Wabup Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menyerahkan NIB kepada pedagang di Pasar Kelapa Dua

AKURAT JAKARTA – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, pada Selasa (14/02/26).

Sidak ini bertujuan untuk memantau aktivitas perdagangan sekaligus mendorong percepatan digitalisasi dan legalitas usaha bagi para pedagang lokal.

Dalam kunjungannya, Wabup Intan menyoroti adanya perubahan tren belanja masyarakat yang berdampak pada aktivitas pasar fisik.

Baca Juga: Dimensi Body Lebih Pas dan Harganya Bikin Ngiler, BYD Atto 2 Jadi Alarm Bahaya Buat Jaecoo J5 dan Chery Omoda E5

Penurunan Pengunjung dan Tantangan Digitalisasi

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Wabup Intan mengungkapkan adanya penurunan jumlah pengunjung pasar sebesar 15 persen.

Fenomena ini disinyalir terjadi karena pergeseran pola belanja masyarakat ke sistem daring atau delivery order.

"Sebagian besar pedagang di Pasar Kelapa Dua masih belum memiliki koneksi atau kerja sama dengan penyedia layanan pesan antar. Inilah yang menyebabkan penurunan pengunjung, karena pola belanja masyarakat kini mulai beralih," ujar Intan.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang mendorong para pedagang mulai memanfaatkan teknologi digitalisasi agar tetap mampu bersaing di tengah tren pasar modern.

Baca Juga: Tegas, Paus Leo XIV Tak Gentar Hadapi Gertakan Donald Trump

Layanan NIB Gratis untuk Legalitas Pedagang

Sebagai langkah nyata mendukung pengembangan usaha, Pemkab Tangerang melalui Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menghadirkan layanan jemput bola pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis di lokasi pasar.

Wabup Intan Nurul Hikmah menekankan bahwa NIB sangat krusial bagi keberlangsungan usaha.

"NIB menjadi syarat utama agar pedagang bisa mendapatkan suplai dari Bulog, baik itu minyak goreng maupun kebutuhan pokok lainnya. Kami ingin administrasi dan legalitas pedagang di sini lebih rapi," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa program layanan pembuatan NIB secara gratis telah berjalan sejak tahun 2025 dan terus dilanjutkan pada tahun 2026.

Hal ini guna memastikan seluruh pelaku UMKM dan pedagang di Kabupaten Tangerang memiliki legalitas usaha.

“Jika semua sudah memiliki NIB, maka berbagai kemudahan akses usaha akan lebih terbuka dan diharapkan dapat melancarkan serta meningkatkan usaha para pedagang,” imbuhnya.

Baca Juga: 6 Langkah Strategis Mendapatkan Tidur Berkualitas untuk Produktivitas Maksimal

Dia juga juga mendorong pengelola pasar bisa membantu memfasilitasi pedagang dalam menjalin kerja sama dengan SPPG setempat guna memperluas akses distribusi dan pemasaran produk.

Selain itu, dia juga meminta kepada perangkat daerah seperti Dinas Perindustrian dan Pergadangan, DPMPSTP serta pihak terkait lainnya dapat menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam rangka percepatan layanan pembuatan NIB.

"Sosialisasi harus lebih masif terkait persyaratan pembuatan NIB. Ke depan, informasi mengenai persyaratan harus disampaikan dengan lebih jelas kepada pedagang, sehingga mereka dapat mempersiapkan dokumen terlebih dahulu dan tidak perlu bolak-balik melengkapi berkas,” pintanya.

Pihaknya berharap program layanan pembuatan NIB tersebut dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

“Semoga program ini terus membantu pertumbuhan UMKM dan pedagang di Kabupaten Tangerang, sehingga roda perekonomian daerah dapat terus bergerak dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga: Tim Hukum Edward Omar Resmi Ajukan Banding ke PN Jakpus, Nilai Vonis 10 Tahun Keliru

Evaluasi Kebersihan dan Fasilitas Pasar

Selain masalah digitalisasi, Wabup Intan juga memberikan catatan khusus terkait pengelolaan limbah.

Ia menemukan adanya penumpukan sampah yang mengganggu kenyamanan dan menginstruksikan pengelola pasar untuk segera melakukan pembenahan.

"Kebersihan pasar adalah kunci kenyamanan pengunjung. Saya sudah instruksikan pengelola untuk segera menangani penumpukan sampah tersebut," tegasnya.

Meski demikian, Wabup mengapresiasi fasilitas unggulan di Pasar Kelapa Dua, seperti area pemotongan ayam langsung yang masih menjadi daya tarik utama bagi konsumen setia pasar tradisional.

Baca Juga: Timnas Indonesia Berpeluang Masuk Jalur Play-off Tambahan Piala Dunia 2026

"Sampahnya masih ada penumpukan. Saya sudah instruksikan kepada pengelola pasar untuk segera dibenahi agar kebersihan pasar dan kenyamanan lingkungannya tetap terjaga," ujarnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.