Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Tangerang Lepas Peserta Magang dan Pelatihan Kerja ke Jepang

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus memperluas akses lapangan kerja internasional guna menekan angka pengangguran daerah.
Upaya ini diwujudkan melalui penguatan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di pasar global.
Salah satu langkah nyata tersebut adalah pelepasan peserta pelatihan bahasa dan budaya Jepang serta pemberangkatan program pemagangan ke Jepang.
Acara pelepasan Peserta Magang dan Pelatihan Kerja ke Jepang ini berlangsung di Aula Disnaker Kabupaten Tangerang pada Kamis (26/03/2026).
Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Disnaker Kabupaten Tangerang dengan Yayasan Dewa Aksara Nusantara (ISO Jepang).
Tujuannya adalah menyiapkan tenaga kerja yang kompetitif sekaligus memastikan mereka mendapatkan perlindungan maksimal melalui pembekalan komprehensif.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menegaskan bahwa peluang kerja di luar negeri, khususnya Jepang, merupakan solusi efektif di tengah ketatnya persaingan lapangan kerja domestik.
"Terbatasnya peluang kerja di dalam negeri bukan menjadi alasan untuk tidak produktif. Banyak peluang kerja di luar negeri yang terbuka lebar, salah satunya di Jepang," ujar Rudi dalam arahannya.
Baca Juga: Kecelakaan Maut, Anggota Satpol PP Bogor Tewas Tabrak Truk Parkir di Dramaga
Data Penempatan Kerja ke Jepang
Dalam kegiatan tersebut, Disnaker secara resmi melepas 26 peserta pelatihan bahasa Jepang dan 2 peserta program pemagangan yang siap diberangkatkan secara simbolis.
Lebih lanjut, Rudi Lesmana memaparkan bahwa hingga saat ini sudah ada 48 warga Kabupaten Tangerang yang telah bekerja di Jepang.
Selain itu, terdapat 14 orang lainnya yang telah lulus seleksi perusahaan dan kini sedang dalam proses pemberangkatan.
Pesan untuk Tenaga Kerja Global
Kepada para peserta, Rudi berpesan agar menjaga profesionalisme dan integritas selama bekerja di luar negeri.
Ia menekankan empat pilar utama yang harus dipegang teguh: menjaga kesehatan, disiplin tinggi, memperkuat ibadah, serta bersungguh-sungguh dalam belajar.
“Ingat, waktu adalah kesempatan. Jangan menyia-nyiakan waktu yang ada. Targetkan dalam maksimal tiga bulan sudah lulus dan mendapatkan penempatan di perusahaan tujuan,” pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





