Jakarta

Jelang Idul Fitri, Wabup Tangerang Pantau Harga Pangan di Pasar Cisoka, Temukan Kenaikan Signifikan pada Cabai Rawit Merah

M Rahman Akurat | 17 Maret 2026, 05:28 WIB
Jelang Idul Fitri, Wabup Tangerang Pantau Harga Pangan di Pasar Cisoka, Temukan Kenaikan Signifikan pada Cabai Rawit Merah
Wabup Tangerang, Intan Nurul Hikmah, pantau harga pangan di Pasar Cisoka.

AKURAT JAKARTA – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan monitoring langsung untuk memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di Pasar Cisoka pada Senin (16/3/2026).

Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang hari raya Idul Fitri 2026.

Dalam tinjauan lapangan tersebut, Wabup Intan didampingi oleh jajaran pejabat lintas sektor, mulai dari Wakil Kapolres Tangerang, perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas), BPOM, Staf Ahli Bupati, hingga jajaran TPID Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Toyota Rush Facelift 2026 Tembus Standar SUV Modern, Klaim Jadi Kendaraan 7 Penumpang Paling Tangguh di Tanjakan dan Siap Tantang Rivalnya

Stabilitas Harga Pangan di Kabupaten Tangerang

Berdasarkan hasil pemantauan, Wabup Intan menyampaikan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Tangerang masih tergolong stabil.

Stok barang di pasar pun dipastikan aman untuk memenuhi lonjakan permintaan warga saat lebaran Idul Fitri 2026.

"Hari ini kami mengecek kembali harga pangan di Pasar Cisoka. Secara garis besar, harga kebutuhan pokok masih relatif stabil dan ketersediaannya mencukupi," ujar Intan Nurul Hikmah.

Baca Juga: Pemprov DKI Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026 dari Monas Besok Pagi, Berikut Jadwal dan Syaratnya!

Lonjakan Harga Cabai Rawit Merah

Meski sebagian besar komoditas stabil, Wabup menyoroti adanya kenaikan tajam pada salah satu bahan dapur, yakni cabai rawit merah.

Berdasarkan temuan di lapangan, harga komoditas pedas ini telah menembus angka Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram.

"Hasil pantauan menunjukkan adanya kenaikan signifikan pada komoditas cabai rawit merah yang kini menyentuh harga Rp 90.000 hingga Rp 100.000 per kilogram," ungkapnya.

Baca Juga: Rahasia Menghemat Gas LPG Saat Memasak, Ternyata Caranya Sederhana

Harga Daging dan Beras Tetap Normal

Selain cabai, Intan memastikan bahwa harga bahan pokok penting lainnya masih berada dalam batas wajar. Hal ini memberikan angin segar bagi konsumen yang khawatir akan inflasi menjelang hari raya.

Beberapa harga komoditas yang terpantau normal antara lain:

  • Daging Sapi: Rp140.000 per kg (Normal)

  • Bawang Merah & Bawang Putih: Stabil

  • Telur Ayam & Beras: Relatif Stabil

Pemkab Tangerang melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berkomitmen untuk terus mengawal pergerakan harga di pasar-pasar tradisional agar tetap terjangkau oleh masyarakat luas hingga hari raya tiba.

Baca Juga: Luka Akibat Air Keras Sangat Berbahaya, Begini Penanganan Awalnya

Bapanas Pantau Harga Pangan di Lapangan

Sementara Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Bapanas, Budi Wuryanto menekankan pentingnya kehadiran tim gabungan yang terdiri dari unsur pusat, provinsi, kabupaten/kota, di tengah masyarakat.

"Selama satu bulan terakhir, kita telah meninjau berbagai pasar di wilayah Banten, khususnya Tangerang. Kerja sama tim gabungan ini terbukti mampu mendorong stabilitas harga di lapangan," jelas Budi.

Dia menambahkan bahwa monitoring dan tinjauan ke pasar-pasar merupakan salah satu instruksi langsung dari Presiden Prabowo untuk menjamin masyarakat tetap tenang dalam menyambut hari besar keagamaan.

"Harapan Bapak Presiden adalah ketersediaan pangan harus terjamin dan harga tetap stabil, baik menjelang lebaran maupun setelahnya," tandasnya.

Baca Juga: Mudik Aman, Jasa Marga Sediakan Akses CCTV Real Time lewat Aplikasi Travoy

Pihaknya bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengawal rantai pasokan pangan agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat memicu inflasi di tingkat daerah.

"Kami bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk terus mengawal rantai pasokan pangan agar tidak terjadi kelangkaan yang memicu inflasi daerah," tegasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.