Jelang Idul Fitri 2026, Wabup Tangerang Pantau Harga Pangan di Pasar Kelapa Dua: Daging dan Bawang Melonjak

AKURAT JAKARTA – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan monitoring langsung terhadap ketersediaan dan harga berbagai komoditi bahan pokok di Pasar Kelapa Dua, Selasa (03/03/2026).
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan stabilitas stok pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Intan didampingi oleh Asisten Daerah (Asda) II dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Tarling di Panongan, Bupati Maesyal Rasyid Ajak Warga Kabupaten Tangerng Perkuat Kepedulian Sosial
Ia menegaskan pentingnya turun ke lapangan untuk melihat fluktuasi harga yang terjadi di tingkat pedagang.
"Saya didampingi Bapak Asisten 2, Ibu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan meninjau langsung Pasar Kelapa Dua melihat ketersediaan dan harga-harga kebutuhan pangan serta kebutuhan pokok sebelum menghadapi Idul Fitri," ungkap Wabup Intan saat ditemui di lokasi.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, ditemukan adanya kenaikan harga yang cukup mencolok pada sejumlah komoditi strategis.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada daging sapi, bawang merah, bawang putih, hingga cabai rawit.
Selain persoalan harga, Wabup Intan juga menyoroti ketersediaan minyak goreng yang mulai sulit ditemukan di pasaran atau stoknya terbatas.
"Saat ini ditemukan kenaikan yang signifikan pada daging sapi juga bawang merah, bawang putih dan cabe rawit ini harganya agak melonjak. Minyak juga agak susah (stoknya)," jelasnya.
Tinjauan ini merupakan langkah awal Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memetakan titik-titik kenaikan harga.
Pemantauan berkala akan terus dilakukan untuk mencegah adanya penimbunan stok yang dapat merugikan masyarakat menjelang lebaran 2026.
Diharapkan dengan adanya monitoring ini, pemerintah dapat segera mengambil langkah strategis, seperti operasi pasar murah jika diperlukan, guna menjaga daya beli masyarakat di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok.
Wabup Intan menegaskan, monitoring ketersediaan dan harga komoditi pokok akan terus dilakukan, khususnya mendekati hari raya lebaran.
Selain itu, pemeriksaan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga akan digencarkan agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhannya menghadapi lebaran yang layak dan aman dikonsumsi.
"Kita akan terus melakukan monitoring stok dan ketersediaan bahan pangan dan komoditi pokok. Kita bersama BP POM juga akan melakukan uji kelayakan makanan menjelang hari raya agar masyarakat bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan aman dan layak konsumsi," imbuhnya.
Menurut Wabup Intan, hasil temuan di lapangan nanti akan dibahas lebih lanjut bersama seluruh OPD dan instansi terkait lainnya untuk meremuskan dan menentukan langkah-langkah preventif untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.
"Hasil temuan ini tentu akan kami bahas bersama lebih lanjut bersama dinas, instansi terkait lainnya. InsyaAllah Pemerintah Kabupaten Tangerang akan mencoba mensubsidi minyak goreng dan menggelar Gerakan Pangan Murah menjelang hari raya Idul Fitri," tandasnya
Terkait dengan kenaikan harga daging yang cukup tinggi, pihaknya berharap pemerintah pusat juga bisa proaktif melakukan langkah-langkah jitu yang bisa menekan kenaikan harga daging sapi di pasaran.
"Kita harapkan pemerintah pusat juga ada langkah proaktif untuk menekan kenaikan harga daging sapi. Mudah-mudahan ada peraturan dari pemerintah pusat nanti agar harga daging sapi tidak lebih dari Rp.160.000 perkilonya," ujarnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









