KAI Operasikan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Mudik 2026, Kursi Lebih Ergonomis dan Harga Terjangkau

AKURAT JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi membuka penjualan tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan mulai Rabu, 25 Februari 2026.
Sarana hasil modifikasi terbaru ini disiapkan khusus untuk memperkuat armada angkutan Lebaran 2026 dengan periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.
Kereta Ekonomi Kerakyatan hadir sebagai solusi cerdas bagi pemudik yang menginginkan kenyamanan ekstra namun dengan tarif yang tetap ramah di kantong.
Baca Juga: Mudik Gratis Perum BULOG 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Cara Daftar dan Rutenya di Sini
Posisi tarifnya berada di antara kelas ekonomi bersubsidi (PSO) dan ekonomi reguler.
Berbeda dengan kelas ekonomi sebelumnya, Kereta Ekonomi Kerakyatan menawarkan pengalaman perjalanan jarak jauh yang lebih berkualitas.
Keunggulannya kapasitas lebih longgar hanya tersedia 93 kursi per gerbong (sebelumnya 106), sehingga ruang kaki menjadi lebih luas.
Selain itu, kursi ergonomis yanf menggunakan formasi 3:2 dengan desain kursi lebih nyaman bagi tubuh.
Fitur reversible yakni arah kursi dapat disesuaikan dengan laju kereta, sehingga penumpang tidak perlu duduk membelakangi arah jalan.
Untuk tahap awal, sarana ini akan dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Pasarsenen-Lempuyangan (PP) dengan jadwal sebagai berikut:
KA 7039 (Lempuyangan-Pasarsenen): Berangkat 06.00 WIB, Tiba 13.56 WIB. KA 7040 (Pasarsenen-Lempuyangan): Berangkat 15.25 WIB, Tiba 22.57 WIB.
"Kereta ini adalah hasil modifikasi Balai Yasa Manggarai untuk meningkatkan kapasitas angkut tanpa mengorbankan kenyamanan. Ini menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mudik dengan fasilitas lebih baik namun harga tetap terjangkau," ujar Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.
Masyarakat sudah dapat memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal penjualan resmi lainnya. KAI mengimbau calon penumpang untuk segera melakukan pemesanan mengingat tingginya minat masyarakat pada periode mudik Lebaran.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







