Pemerintah Tetapkan Aturan Pembelajaran Selama Ramadan dan Idul Fitri 2026

AKURAT JAKARTA — Pemerintah secara resmi menetapkan kebijakan pembelajaran dan jadwal libur bagi peserta didik di seluruh Indonesia selama bulan suci Ramadan serta Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Langkah ini diambil guna memberikan ruang bagi penguatan karakter dan pemenuhan hak belajar siswa secara berimbang.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menjelaskan bahwa pengaturan kegiatan belajar mengajar (KBM) selama Ramadan tahun ini akan menitikberatkan pada aspek nilai-nilai keagamaan.
Hal ini bertujuan agar momentum bulan suci dapat bertransformasi menjadi sarana pendidikan karakter yang efektif bagi generasi muda.
"Ramadan adalah momentum pendidikan karakter. Karena itu, pembelajaran kita arahkan untuk memperkuat nilai keagamaan sesuai agama dan keyakinan murid, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial serta kebiasaan positif," ujar Pratikno dalam keterangan resminya, Selasa (10/2/2026).
Pratikno menegaskan bahwa selama bulan Ramadan, aktivitas sekolah tidak hanya terpaku pada capaian akademik semata.
Pemerintah mendorong satuan pendidikan untuk menghidupkan suasana spiritualitas melalui berbagai kegiatan edukatif yang inklusif.
Bagi peserta didik beragama Islam, kegiatan akan dioptimalkan melalui agenda penguatan spiritualitas, seperti: Tadarus Alquran secara kolektif. Penyelenggaraan Pesantren Kilat yang aplikatif. Kajian keislaman dan pembiasaan akhlak mulia lainnya.
Sementara itu, bagi peserta didik non-Muslim, sekolah diarahkan untuk memfasilitasi bimbingan rohani serta kegiatan keagamaan yang sesuai dengan keyakinan masing-masing. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa toleransi dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
"Pemerintah berharap momentum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat iman, takwa, serta karakter sosial anak-anak Indonesia di tengah perkembangan zaman," tambah Pratikno.
Selain kegiatan internal sekolah, pemerintah juga merancang skema libur Idul Fitri yang memungkinkan peserta didik memiliki waktu berkualitas bersama keluarga, tanpa mengesampingkan esensi pembelajaran yang telah direncanakan dalam kalender akademik nasional.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 6Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya




