Pantau Pelaksanaan GPM di Kecamatan Sukamulya, Wabup Tangerang Pastikan Kebutuhan Pangan Warga Terpenuhi Jelang Ramadhan 2026

AKURAT JAKARTA - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan memantau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Sukamulya, Kamis (12/2/2026).
Wabup Intan menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga menjelang bulan Ramadhan 2026.
GPM juga bertujuan untuk membantu meringankan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
Baca Juga: Liburan Batal Mendadak? Begini Cara Refund Tiket Kereta Api Tanpa Ribet
"Saya bersama Pak Camat Sukamulya dan jajarannya memonitoring langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Sukamulya. Kegiatan ini untuk membantu meringankan mereka mendapatkan bahan pokok dengan harga yang sangat terjangkau," ujar Wabup Intan
Wabup Intan mengungkapkan, ada sekitar 2.000 paket sembako yang disediakan untuk warga di 8 desa di Kecamatan Sukamulya. Paket bisa ditebus dengan harga Rp.37 ribu.
"Paketnya berisi 1 Kg beras, gula pasir, tepung terigu dan 1 liter minyak goreng, masyarakat bisa menubusnya dengan harga cukup terjangkau 37 ribu rupiah," jelasnya
Wabup Intan menambahkan, Pemkab Tangerang akan menggelar GPM secara serentak di 29 kecamatan, sebelum bulan suci Ramadhan, dengan komoditi pokok di antaranya berupa beras, minyak, gula pasir, terigu dan komoditi lainnya.
Untuk itu, Wabup Intan meminta agar seluruh kecamatan bisa benar-benar selektif dalam menentukan siapa penerima manfaatnya.
"Prinsipnya sekali lagi harus jelas. Penerimanya itu harus benar-benar tepat sasaran, mereka yang benar-benar membutuhkan," tandasnya
Selain melakukan monitoring pelaksanaan GPM, Wabup Intan juga meninjau pelayanan adminstrasi kependudukan di Kecamatan Sukamulya.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah secara simbolis menyerahkan KTP kepada warga.
Baca Juga: Fenomena Langka Ramadhan, Parade Tujuh Planet Sejajar Hiasi Langit Malam
"Sepanjang berkas administrasi pendukungnya lengkap, bikin KTP, KK itu, gak ribet, bisa langsung jadi. Tidak perlu lagi ke Tigaraksa, cukup di kecamatan bisa dilayani," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









