Jakarta

Resmikan Insinerator Alat Pengolah Sampah Tanpa Asap, Bupati Maesyal Apresiasi Kades Mekar Jaya dan Kawan Muda 17 Atas Inovasi Teknologi

Sastra Yudha | 13 Juni 2025, 08:56 WIB
Resmikan Insinerator Alat Pengolah Sampah Tanpa Asap, Bupati Maesyal Apresiasi Kades Mekar Jaya dan Kawan Muda 17 Atas Inovasi Teknologi

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, meresmikan pengoperasionalan alat insinerator ramah lingkungan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, pada Rabu (11/6/2025).

Mesin atau alat insinerator tanpa asap ini merupakan mesin pengolah sampah dengan teknologi yang ramah lingkungan.

Insinerator ini digagas Kepala Desa Mekar Jaya, Ali Gozali, bersama Yayasan Kaum Muda 17.

Bupati mengapresiasi Kades Mekar Jaya dan Kaum Muda 17 atas inisiatif dan inovasinya dengan menghadirkan alat pengelolaan sampah berbasis teknologi.

Baca Juga: Kevin De Bruyne Resmi Gabung Napoli: Warisan Sang Maestro dari Premier League ke Serie A

Alat ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki potensi pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Insinerator adalah alat atau fasilitas yang digunakan untuk mengolah sampah dengan cara membakarnya pada suhu tinggi.

Insinerator dapat digunakan untuk mengurangi volume dan massa sampah, bahkan bisa menghasilkan energi.

"Terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada kepala desa dan Kawan Muda 17 atas inisiatif luar biasa dalam mengelola sampah dengan teknologi yang ramah lingkungan," tegasnya.

Bupati Maesyal menggarisbawahi pentingnya inovasi pengelolaan sampah yang tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Pengelolaan sampah yang baik akan menjadi simbol kemajuan peradaban dan tanggung jawab sosial warga," kata bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini.

Baca Juga: Isuzu Panther 2025 Kembali Bangkit! Wujud Baru yang Lebih Sangar, Mesin Dieselnya Siap Digeber

Diungkapkan Maesyal, insinerator yang dia resmikan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa, Kawan Muda 17, serta dukungan teknis dari LPP Universitas.

Teknologi ini dirancang untuk membakar sampah tanpa menghasilkan asap yang mencemari udara, sekaligus menciptakan peluang ekonomi melalui pengelolaan sampah organik.

“Saya berharap kolaborasi antara Desa Mekar Jaya bersama kelompok pemuda serta pihak universitas ini, menjadi contoh yang bisa ditiru desa-desa lain di Kabupaten Tangerang,” katanya.

Sementara Kepala Desa Mekar Jaya, Ali Gozali, menyatakan bahwa proyek ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program lingkungan hidup yang telah dicanangkan Pemkab Tangerang.

“Kami berharap melalui insinerator ini, masyarakat lebih sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan dan aktif dalam pengelolaan sampah secara mandiri," ujarnya.

Baca Juga: Toyota Fortuner 2025 Hadir Lebih Modern dan Agresif, Siap Jadi Magnet Baru Pecinta SUV

Ali mengungkapkan, pihaknya juga telah mulai mengembangkan bank sampah dan produk pertanian berbasis organik seperti bayam dan jamur tiram yang bisa dijadikan nilai tambah untuk masyarakat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.