1.500 Lulusan SMK Dikirim Magang ke Luar Negeri, Kemendikdasmen Dorong Kolaborasi Industri dan Pendidikan

AKURAT JAKARTA - Sebanyak 1.500 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan diberangkatkan untuk magang ke luar negeri.
Program ini digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Mereka bekerja sama dengan SMK Mitra Industri MM 2100 dan LPK World Horenso Indonesia.
Baca Juga: Ribuan Lowongan Kerja Tersedia di Job Fair Universitas Trisakti, Pemprov DKI Gandeng 30 Perusahaan
Tak hanya itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan BP2MI juga ikut terlibat.
Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK.
Wakil Menteri Kemendikdasmen, Fajar Riza Ul Haq, mengatakan program ini mendorong penguatan keterampilan dan karakter.
Baca Juga: Intip Yuks Lowongan Kerja BUMN, PT Pos Indonesia untuk Lulusan D3 Jurusan Berikut Ini
Fajar menyebut, membentuk lulusan SMK yang berdaya saing tinggi sangat penting.
“Kemendikdasmen sangat menyadari bahwa memperkuat skill atau hard skill, penting juga untuk memperkuat karakter peserta didik di lingkungan SMK,” ujar Fajar.
Pernyataan itu ia sampaikan saat pelepasan peserta magang di Cikarang, Jawa Barat.
Baca Juga: Sudin Nakertransgi Jaktim Gelar Jobfair, Tersedia 3.000 Lowongan Kerja
Para peserta berasal dari berbagai SMK di Indonesia.
Mereka akan berangkat secara bertahap selama satu tahun.
Jadwal penempatan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan luar negeri.
Baca Juga: Lulusan SMA, Lowongan kerja KAI Services untuk Program Magang Loko Cafe Waitress
Melalui program ini, pemerintah ingin menjembatani lulusan SMK dengan dunia kerja internasional.
Fajar berharap para lulusan menjadi agen perubahan di keluarga dan masyarakat.
Ia juga mendorong kawasan industri ikut berkontribusi.
Caranya dengan membuka layanan pendidikan SMK sesuai kebutuhan industri lokal.
Menurutnya, kerja sama seperti ini bisa jadi contoh baik untuk daerah lain.
“Ini satu contoh yang menarik, satu best practice yang perlu ditiru dan diperbanyak di banyak tempat,” katanya.
Baca Juga: Apple Buka Lowongan Kerja di Jakarta, Catat Informasinya di Sini
Dukungan juga datang dari Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.
Ia menyebut program magang adalah fokus Kemnaker.
Kemnaker saat ini sedang menyiapkan program lanjutan khusus bagi peserta magang yang telah menyelesaikan masa pelatihan di luar negeri.
Baca Juga: Untuk Lulusan S1, Simak Lowongan Kerja Bank Mandiri Hari Ini, Simak Penjelasannya di Sini
Langkah ini diambil agar para lulusan magang bisa langsung terserap ke dunia kerja setibanya di Tanah Air.
Tak hanya itu, mereka juga diberi kesempatan untuk menjadi pekerja migran secara resmi, apabila berminat dan memenuhi syarat.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya


