Jakarta

Baznas Siap Dukung Evakuasi Warga Palestina ke Indonesia, Fokus pada Bantuan Kemanusiaan dan Pendidikan

Zainal Abidin | 17 April 2025, 12:40 WIB
Baznas Siap Dukung Evakuasi Warga Palestina ke Indonesia, Fokus pada Bantuan Kemanusiaan dan Pendidikan

AKURAT JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia menyatakan kesiapannya dalam mendukung rencana evakuasi warga Palestina ke Indonesia.

Ini akan dilakukan jika Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menjalankan bantuan kemanusiaan tersebut.

Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dengan berbagai lembaga untuk memfasilitasi perawatan medis dan pendidikan bagi anak-anak Palestina yang terluka, sakit, atau menjadi yatim piatu akibat konflik berkepanjangan di Gaza.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp 139 Juta ke Masyarakat Solear, Ini Peruntukannya

"Baznas siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi perawatan dan pendidikan bagi anak yang terluka, yang sakit dan yatim," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (17/4).

Noor menegaskan bahwa Baznas mendukung penuh inisiatif Presiden Prabowo yang berniat melakukan evakuasi sementara terhadap warga Gaza yang terdampak langsung oleh agresi militer.

Ia mengungkapkan bahwa laporan dari tim Baznas di lapangan menunjukkan banyak warga Palestina berada dalam kondisi kritis.

Baca Juga: Gencatan Senjata, Israel Malah Tambah Gila! Mau Usir Warga Gaza hingga Ganti Nama Tepi Barat Palestina Jadi Yudea dan Samaria

Kalau tidak cepat ditolong, nyawa mereka bisa terancam karena kekurangan pengobatan dan perawatan.

Noor juga menjelaskan bahwa evakuasi ini hanya sementara, bukan pindah tempat tinggal selamanya.

Ia menepis anggapan bahwa evakuasi tersebut meniru kebijakan Presiden AS saat itu, Donald Trump.

Baca Juga: Wabup Tangerang Terpilih Intan Nurul Hikmah Dukung Penuh Charity Concert for Palestina

"Kita perlu membedakan antara evakuasi dengan relokasi. Evakuasi bersifat sementara dan harus dikembalikan setelah sembuh," tegasnya.

Setelah kondisi kesehatan membaik dan situasi di Gaza memungkinkan, warga yang dievakuasi akan dipulangkan.

Noor menambahkan bahwa jumlah yang akan dievakuasi hanya sebagian kecil, sekitar 1.000 hingga 2.000 orang dari total populasi Gaza yang melebihi 2,2 juta jiwa.

Ia juga menyoroti kondisi pengungsi Palestina yang saat ini berada di Mesir dan Yordania.

Baca Juga: Charity Concert for Palestina di Tangerang Berlangsung Meriah, Dihadiri Wakil Bupati Terpilih Intan Nurul Hikmah dan Opick Tombo Ati

Banyak dari mereka dirawat di rumah sakit dengan kapasitas yang terbatas.

Karena itu, menurutnya, evakuasi resmi ke Indonesia menjadi alternatif yang strategis untuk menyelamatkan nyawa dan memulihkan kondisi mereka.

Noor menyebut bahwa seluruh proses harus melalui jalur diplomatik resmi agar hak dan perlindungan hukum para pengungsi terjamin.

Baca Juga: Donald Trump Punya Usul Nyeleneh: Pindahkan Warga Gaza Palestina ke Indonesia! Begini Tanggapan Anggota DPR-RI dari PKB, PKS dan Demokrat

Hal ini termasuk kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan pengaturan pengembalian mereka ke Gaza di kemudian hari.

"Maka dari itu, apabila evakuasi ini dilakukan secara resmi, pengembaliannya ke Gaza juga harus melalui jalur resmi," ungkapnya.

Ia kembali menekankan kesiapan Baznas untuk ikut serta dalam program kemanusiaan ini.

Baca Juga: Mau Kirim Bantuan Pangan 1.000 Ton Ubi Jalar, Ketua MUI Pusat Minta TNI Kawal Kapal Kemanusiaan Indonesia ke Palestina

"Kalau diminta Baznas siap ikut serta. Kami punya pengalaman dan mitra yang cukup untuk membantu secara logistik maupun kemanusiaan," tutup Noor.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.