Soal Subsidi KRL Berbasis NIK, Menhub: Itu Masih Wacana

AKURAT JAKARTA - Kabar pemerintah akan mengubah skema subsidi layanan KRL Jabodetabek menggunakan NIK akhirnya ditanggapi oleh Menhub.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkap, bahwa rencana subsidi layanan KRL berbasik NIK masih bersifat wacana.
Hal tersebut ia sampaikan saat ditanya kelanjutan soal kebenaran skema subsidi KRL Jabodetabek.
Baca Juga: Menkes Akan Lanjutkan Kasus Perundungan Aulia Risma Ke Jalur Hukum
"Itu belum, masih wacana," kata Budi Karya melansir dari ANTARA, Kamis (29/8).
Menurut Budi studi soal skema subsidi KRL tersebut dilakukan agar subsidi yang digelontorkan tepat sasaran.
Adapun harapannya, subsidi tersebut bisa diterima bagi pihak yang pantas menerima.
Namun ia kembali menegaskan bahwa pembicaraan subsidi berbasis NIK ini masih sekedar wacana belum ada keputusan final apapun.
"Kita lagi studi bagaimana semua angkutan umum bersubsidi itu digunakan oleh orang yang memang pantas untuk mendapatkan, bahwa nanti kalau ada (berbasiskan) NIK, ya itu masih wacana, masih studi," katanya lagi.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Perkertaapian Kemenhub, Risal Wasal mengatakan bahwa skema subsidi ini akan diberlakukan apabila sudah ada sosialisasi yang diterapkan secara bertahap.
Senada dengan Menhub, Risal mengatakan jika persoalan subsidi berbasis NIK ini masih didiskusikan dengan pihak terkait.
Agar betul-betul menjadi tepat sasasaran.
"Guna memastikan agar skema tarif ini betul-betul tepat sasaran, saat ini kami masih terus melakukan pembahasan dengan pihak-pihak terkait. Nantinya skema ini akan diberlakukan secara bertahap, dan akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum ditetapkan," kata Risal secara terpisah.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya




