Jakarta

Kecelakaan Maut Adu Banteng Truk dan Sigra, Pasutri Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian

Ainun Kusumaningrum | 11 Januari 2024, 11:38 WIB
Kecelakaan Maut Adu Banteng Truk dan Sigra, Pasutri Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian

AKURAT JAKARTA - Kecelakaan maut berujung meninggalnya pasangan suami istri atau pasutri, usai mobil yang dikendarai menabrak truk.

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Pangkalpinang-Muntpk ruas Desa Maras Senang Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka, Senin (8/1/2024).

Korban meninggal adalah Suparman (37) supir Sigra dan Kartika Sari (33) penumpang yang duduk di tengah.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Cirebon, Motor Tabrak Truk Parkir di Pinggir Jalan, Ibu Ratna Meninggal Dunia di TKP

Korban luka parah Arjuna (17) duduk di sebelah kiri sebelah supir dan Rosni (61) duduk di tengah.

Kronologi kecelakaan berawal saat mobil truk melaju dari arah Pangkalpinang menuju arah Muntok.

Truk dikendarai Sa'i (47) warga Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat besama penumpang Marhabun (51).

Baca Juga: Detik-detik Kecelakaan Maut Avanza Terbelah Dua, Tabrak Tiang Baliho di Jalan Bandara, 1 Tewas dan Luka Berat

Saat melintas di TKP tepatnya depan rumah makan Kelapa Indah melaju mobil Sigra dengan kecepatan tinggi.

Sigra masuk ke jalur berlawanan diduga hilang kendali.

Sopir Truck tak mampu mengelak lagi dan terjadilah adu banteng antara truk dan Sigra.

Kepada wartawan Iptu Arif F, Kasatlantas Polres Bangka, membenarkan kejadian tersebut.

Tips Aman Berkendara di Jalan

Pertama, waspada saat di lampu lalu lintas. Saat Anda dihadapkan pada lampu lalu lintas, perhatikan saja lampu yang ada di hadapan.

Saat sudah menyala hijau baru berjalan, tentu saja dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.

Kedua, waspada saat melintas di dekat mobil. bisa saja pengemudi berhenti atau berbelok tiba-tiba, dan atau penumpang membuka pintu.

Usahakan saat melintas di dekat mobil, Anda berada pada jangkauan penglihatan kaca spion sehingga pengendara mobil mengetahui keberadaan kita.

Ketiga, waspada saat melintas didekat mobil yang berhenti. Anda tidak tahu apa yang ada di depan mobil.

Bisa saja ada orang yang akan menyeberang atau lainnya. Perlambat kendaraan dan pastikan jalan dalam kondisi aman.

Keempat, waspada saat berkendara disamping mobil di sisi dalam tikungan. Ketika mobil berbelok di tikungan, sisi belakang mobil cenderung semakin rapat ke sisi dalam.

Sebab, perbedaan radius putar antara ban depan dan belakang, sehingga tidak aman bagi motor untuk berada disi dalam tikungan saat mobil menikung.

Kelima, jangan mendahului mobil yang tidak aman. Seperti di tikungan, puncak tanjakan, terowongan tanpa pembatas jalur, dekat persimpangan jalan, dan dalam kompleks perumahan atau dekat sekolah.

Keenam, waspada saat melintas diantara mobil dalam antrean. Bunyikan klakson bila siang hari dan nyalakan lampu jauh bila malam hari sesering mungkin.

Itu untuk memberikan perhatian dan jangkauan penglihatan kaca spion bagi kedua jalur mobil yang Amda lintasi sehingga pengendara mobil mengetahui keberadaan Anda. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.