Jakarta

Keluarga Menduga Siswi SDN 06 Petukangan Utara Sengaja Lompat dari Lantai 4 Sekolah Karena Sering Dibully

Fadhil Dhuha Rizqullah | 26 September 2023, 20:51 WIB
Keluarga Menduga Siswi SDN 06 Petukangan Utara Sengaja Lompat dari Lantai 4 Sekolah Karena Sering Dibully

AKURAT JAKARTA - Seorang siswi kelas 6 SDN 06 Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, inisial RYT (13) tewas setelah terjatuh dari lantai 4 gedung sekolahnya, pada Selasa siang (26/9/2023).

Keluarga menduga, RYT sengaja melompat dari lantai 4 sekolah karena tak tahan sering dibully.

Paman korban, Jafar Musahid, memberikan keterangan bahwa dugaan awal korban sengaja melompat dari lantai 4 sekolah, akibat tekanan yang dialaminya. korban disebut sering dapat perundungan dari teman-temannya.

Menurut Jafar, dari keterangan saksi mata kepadanya, peristiwa berawal dari keponakannya itu yang marah akibat bully yang dialaminya.

Baca Juga: Siswi SD Tewas Jatuh dari Lantai 4 Sekolah, Paman Sebut Korban Sosok Pendiam

Namun, setelah mendapatkan nasihat dari seorang guru, dia kembali ke area umum. Tak lama, terdengar jejeritan dari kamar mandi.

"Dia masuk pagi, kejadiannya siang. Dia merasakan dibully. Setelah dia marah, langsung ke kamar mandi. Setelah dinasehati sama gurunya, dia masuk kamar mandi. Dia jejeritan," katanya kepada wartawan, Selasa (26/9/2023).

Jafar menambahkan, saat keluar kamar mandi, korban mengambil bangku sekolah. Teman-temannya mencoba mencegah. Namun korban mengambil bangku tersebut dan melompat dari pinggir lantai 4 sekolah.

"Habis dia jejeritan, dia ambil bangku. Bangku sekolah dibawa keluar. Sama temennya dicegah. Tapi dia langsung ambil bangku, dia bawa ke pinggir. Langsung dia lompat," ucapnya

Jafar menyayangkan kurangnya pengawasan dari sekolah. Ia berharap agar sekolah dapat mengambil tindakan lebih lanjut untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Baca Juga: Siswa SDN 06 Pesanggrahan Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Sekolah. Bunuh Diri atau Terpeleset? Begini Kata Polisi

"Sekolah itu harus menjaga. Harusnya dengan kejadian ini, ada pencegahan. Biar jangan ada kejadian lagi. Kalo bisa itu di atas dikasih pager besi. Jangan sampai ada kejadian seperti ini lagi. Cukup ini aja," tegasnya.

Sebelumnya, Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Tedjo Asmoro, membantah bahwa korban bunuh diri. Kapolsek menegaskan, korban terjatuh saat bermain dengan teman-teman sekelas di pilar lantai 4 gedung sekolah.

"Enggak lompat. Dia main-main di pilar, lalu terjatuh," kata Tedjo, Selasa (26/9/2023).

Tedjo memastikan, korban bukan melakukan percobaan bunuh diri. Keterangan itu sesuai dengan beberapa saksi yang sudah diperiksa.

Baca Juga: Kabar Baik! Ditemukan 10 Titik Sumber Mata Air di Area Waduk Cipayung

"Lagi main main di pilar, terus terjatuh. Iya bukan bunuh diri. Kan ada yang lihat juga posisi dia di situ dari gurunya," ujar dia.

Tedjo mengatakan, polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi, dari teman-teman korban dan guru-guru yang saat itu ada di lokasi.

Selain itu, Tedjo juga membantah siswi SD tersebut merupakan korban bully.

"Enggak ada (bully). Sementara ini kita tanya-tanya, nggak ada bully-bullyan di sekolah. Apalagi masih-masih anak SD. Tadi kita tanya guru-guru semuanya," ujarnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.