Pengambilan Foto Tanpa Busana Finalis Miss Universe Indonesia 2023 Bukan Fotografer
Khaerul S | 9 Agustus 2023, 21:50 WIB

AKURAT.CO - Kuasa hukum korban, Mellisa Anggraini, mengatakan, pelecehan seksual yang dialami sejumlah finalis Miss Universe Indonesia tidak ada fotografer.
Menurut dia, dalam sesi body checking tersebut melainkan difoto dengan handphone biasa.
Diketahui, peristiwa dugaan pelecehan seksual itu terjadi pada 1 Agustus 2023 atau dua hari sebelum acara grand final Miss Universe Indonesia.
"Tidak ada fotografer di sana, diambilnya pakai handphone," katanya kepada wartawan, Rabu (9/8/2023).
Mellisa menyebut, pihak yang mengambil gambar para finalis dalam kondisi tanpa busana merupakan pelaksana CEO Miss Universe Indonesia.
Berdasarkan hal itu, Mellisa masih mempertanyakan motif panitia mengadakan sesi body checking diluar agenda dan kesepakatan para finalis.
"Kan ada yang cuma pakai underwear di bawah gitu, bahkan untuk sekedar pake nipple pad aja gaboleh. Apa sih sebenernya motifnya? Sementara mereka juga sudah paham di Indonesia ini, di dalam perjanjian harus sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku di Indonesia," ujarnya.
Sebelumnya, Mellisa mengatakan sesi body checking tersebut dilakukan secara sembrono dan telah melanggar hak privasi para finalis.
"Ternyata ada body checking yang dilakukan secara sembrono ya, melanggar hak-hak pribadi, privat, dilakukan di sebuah ballroom," kata Mellisa saat dikonfirmasi, Selasa (8/8/2023).
Di beberapa sudut ballroom itu, sambung Mellisa, terdapat CCTV yang dapat merekam kejadian saat para finalis difoto tanpa busana.
Rekaman CCTV itu pun dikhawatirkan tersebar luas. Pasalnya, ballroom yang diketahui ada CCTV dari segala sudut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





