Polisi Tangkap 3 Pelaku Tewasnya Penjual Cermin Saat Rusuh Demo DPR, Kriminolog Reza Indragiri Sampaikan 6 Catatan Penting Ini!

AKURAT JAKARTA – Polda Metro Jaya (PMJ) dikabarkan telah berhasil mengamankan tiga orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan hingga tewas terhadap Bambang Setiawan, kakek pedagang cermin di Pejompongan, Jakarta Pusat, saat demo di DPR 27 Agustus lalu.
Langkah cepat pihak kepolisian ini mendapat apresiasi dari masyarakat, salah satunya dari ahli psikologi forensic dan kriminolog Reza Indragiri Amriel.
Reza Indragiri menyampaikan, agar penegakan hukum berjalan menyeluruh dan berkeadilan, terdapat enam poin krusial yang perlu menjadi perhatian dan pengingat bagi jajaran PMJ dalam mengembangkan kasus ini.
Buru Pelaku Pengeroyokan Fatur yang Diduga Berbeda Kelompok
Peristiwa kelam pada malam itu tidak hanya merenggut nyawa Bambang Setiawan, tetapi juga menyebabkan korban lain bernama Fatur yang mengalami cedera parah akibat dikeroyok.
Berdasarkan analisis situasi, besar kemungkinan kelompok pelaku yang mengeroyok Bambang berbeda dengan pelaku yang menganiaya Fatur.
Oleh karena itu, Reza Indragiri mendesak Polda Metro Jaya untuk segera mengidentifikasi dan menangkap komplotan yang bertanggung jawab atas luka parahnya Fatur.
Kembangkan Pemeriksaan untuk Tersangka Lain
Penangkapan tiga orang pelaku di Bogor, lanjut Reza Indragiri, tidak boleh menghentikan penyelidikan.
Jika dari hasil pemeriksaan mendalam terhadap ketiga pelaku tersebut terungkap adanya keterlibatan pihak atau orang-orang lain yang ikut menganiaya Bambang, polisi harus bergerak cepat memburu mereka tanpa penundaan.
Usut Dugaan Pengondisian Massa di Dekat Gedung DPR
Berdasarkan informasi yang dihimpun saat mendampingi tokoh anak Kak Seto Mulyadi bersilaturahim ke kediaman keluarga Fatur, mencuat sebuah kesaksian krusial.
Fatur dikabarkan sempat dibawa ke sebuah bangunan tertentu di dekat gedung DPR RI dan dipaksa mengaku sebagai provokator.
Di lokasi yang sama, disinyalir ada banyak orang lain yang mendapat perlakuan serupa.
Pihak yang membawa massa ke bangunan tersebut diduga kuat berbeda lagi dengan pelaku pengeroyokan Fatur.
Demi menghindari kesan tebang pilih, Polda Metro Jaya semestinya mengamankan dan memeriksa pihak-pihak yang terlibat dalam tindakan pengondisian di bangunan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







