Polisi Malaysia Kantongi Cara Pilot Bawa Narkoba Lolos Pemeriksaan KLIA

AKURAT JAKARTA – Kepolisian Diraja Malaysia berhasil mengungkap modus operandi pilot Malaysia Airlines tersangkasindikat narkoba.
Pilot lolos dari pemeriksaan keamanan Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) saat membawa puluhan ribu butir narkotika.
Tim penyidik juga telah mengidentifikasi jaringan peredaran gelap narkoba baik tingkat lokal maupun internasional yang terlibat dalam kasus ini.
Baca Juga: 5 Fakta Pilot Malaysia Bawa 70 Ribu Ekstasi di Bandara Soetta hingga Urine Palsu
Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika (NCID) Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, menyatakan bahwa selain modus penyelundupan, pihak otoritas telah mengantongi identitas sejumlah oknum yang masuk dalam lingkaran jaringan tersebut.
"Pertemuan selama dua hari pertama memungkinkan tim NCID mengidentifikasi sindikat yang terlibat di Malaysia dan luar negeri, serta individu yang masuk jaringan narkoba domestik maupun internasional," ujar Hussein, dikutip dari New Straits Times, Jumat (14/8/2026).
Kendati demikian, Hussein belum membeberkan detail teknis bagaimana pilot tersebut mampu menembus pengawasan ketat KLIA demi kepentingan penyelidikan yang masih berlangsung intensif.
"Kami memperoleh informasi mengenai cara tersangka lolos dari pemeriksaan di KLIA, serta alur transaksi keuangan sindikat narkoba ini di Malaysia dan mancanegara," lanjutnya.
Perkembangan signifikan ini didapat setelah tim penyidik NCID yang beranggotakan empat personel melakukan pemeriksaan marathon terhadap pilot berusia 39 tahun tersebut di Jakarta.
Proses interogasi berlangsung lancar berkat koordinasi dan dukungan penuh dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Awalnya, masa pemeriksaan dijadwalkan pada 12-13 Agustus 2026. Namun, atas kepolisian Indonesia dan kooperatifnya tersangka, waktu interogasi diperpanjang hingga Jumat (14/8/2026).
"Hasil pertemuan ini memberikan progres signifikan bagi NCID, khususnya dalam melacak anggota sindikat yang beroperasi di Malaysia," kata Hussein.
Hussein menambahkan, seluruh data intelijen dan informasi yang didapat dari tersangka akan dibagikan kepada otoritas penegak hukum di negara-negara terkait. Langkah ini diambil untuk membongkar jaringan internasional hingga ke akar-akarnya.
"Terobosan ini menjadi petunjuk baru bagi penyidik untuk memetakan keseluruhan jaringan serta melacak asal-usul bagaimana barang haram tersebut bisa keluar dari Malaysia," jelasnya.
Sebelumnya, pilot maskapai asal Malaysia tersebut ditangkap oleh otoritas Indonesia di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 28 Juli 2026 sesaat setelah mendarat dari Kuala Lumpur.
Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita 15 paket berisi sekitar 70.000 kapsul yang diduga kuat merupakan ekstasi dan sabu (methamphetamine). Barang bukti dengan total berat 25 kilogram tersebut ditaksir bernilai RM 45 juta atau setara Rp 160 miliar.
Saat ini, kepolisian tengah mendalami nomor telepon yang digunakan sindikat untuk berkomunikasi dengan pilot, yang diduga didaftarkan menggunakan identitas palsu.
Sejumlah personel keamanan di Bandara KLIA juga telah dimintai keterangan resmi guna mendalami keterlibatan pihak internal bandara.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






