5 Fakta Pilot Malaysia Bawa 70 Ribu Ekstasi di Bandara Soetta hingga Urine Palsu

AKURAT JAKARTA – Petugas Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta membongkar aksi penyelundupan narkoba jaringan internasional yang melibatkan seorang pilot berkebangsaan Malaysia, Mohd Saufi (MS).
Pilot maskapai Malaysia Airlines tersebut tertangkap basah membawa puluhan ribu butir ekstasi serta sabu saat mendarat di Indonesia.
Berikut kronologi lengkap penangkapan pilot Malaysia yang berperan sebagai kurir narkoba jaringan internasional tersebut:
Baca Juga: Modus Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Narkoba, Hingga Bawa Botol Urine Bersih
1. Mendarat dan Memanfaatkan Jalur Khusus Kru
Aksi penyelundupan ini terungkap saat Mohd Saufi mendarat di Bandara Soekarno-Hatta usai menempuh penerbangan rute Malaysia–Indonesia pada Selasa (28/7/2026).
Memanfaatkan posisinya sebagai penerbang, Saufi berniat melenggang keluar bandara melalui jalur khusus pilot dan kru pesawat (crew line) untuk menghindari pemeriksaan ketat.
2. Terdeteksi Mesin X-Ray Bea Cukai
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta yang tidak membeda-bedakan pengawasan terhadap penumpang maupun kru pesawat tetap melakukan pemindaian barang bawaan.
Saat koper milik Saufi melewati mesin pemeriksaan X-ray, petugas menemukan indikasi barang mencurigakan di dalamnya.
3. Ditemukan 70.114 Ekstasi dan 4 Gram Sabu
Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang mengungkapkan, hasil pemeriksaan koper menunjukkan temuan 14 bungkus besar berisi 70.114 butir ekstasi dengan berat bersih mencapai 25,2 kilogram.
Selain itu, petugas menyita satu bungkus sabu seberat 4 gram dari tas tangan yang dibawa langsung oleh Saufi. Dari hasil pemeriksaan awal, Saufi diketahui dijanjikan upah hingga Rp 220 juta untuk menyelundupkan barang haram tersebut.
4. Membawa Botol Urine "Bersih" untuk Mengelabui Tes
Usai ditangkap, petugas langsung mengamankan pelaku dan melakukan tes urine. Menariknya, dalam barang bawaannya petugas menemukan botol kecil berisi urine bersih.
Pelaku yang sudah memahami pola pemeriksaan otoritas bandara sengaja menyiapkan urine tersebut untuk mengelabui petugas apabila sewaktu-waktu digelar inspeksi mendadak (sidak).
5. Positif Mengonsumsi Tiga Jenis Narkoba
Meski telah menyiapkan berbagai modus untuk lolos, upaya Saufi gagal total. Hasil tes urine resmi yang dilakukan otoritas berwenang menunjukkan bahwa pilot tersebut positif mengonsumsi tiga jenis narkoba sekaligus, yakni sabu, ekstasi, dan kokain.
Atas kejadian ini, Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menegaskan akan semakin memperketat pengawasan serta melakukan pemeriksaan acak (random check) yang lebih intensif terhadap seluruh pilot dan kru pesawat jalur internasional.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





