Fakta-Fakta Penangkapan Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Sadis di Bandung

AKURAT JAKARTA – Pelarian Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap kekasihnya, Yuvita (YTR), resmi berakhir.
Pelaku berhasil diringkus oleh jajaran Polda Jawa Barat pada Selasa (23/6/2026) malam.
Berikut adalah poin-poin penting perjalanan kasus hingga penangkapan pelaku:
Baca Juga: Isi Perjanjian Baru AS-Iran Bocor, Posisi Israel Kian Terjepit
Ditangkap di Majalaya: Setelah sempat buron, Taufik Hidayat akhirnya berhasil dibekuk oleh pihak kepolisian di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung, dan langsung menjalani pemeriksaan intensif.
Penganiayaan Sadis hingga Cacat Permanen: Kasus ini bermula dari tindakan keji pelaku yang menyekap dan menyiksa kekasihnya, Yuvita (YTR).
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka parah di sekujur tubuh dan menderita cacat permanen pada kedua matanya.
Masuk DPO dan Sayembara Rp 250 Juta: Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri hingga ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kasus yang mengundang kemarahan publik ini membuat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menggelar sayembara berhadiah Rp 250 juta bagi warga yang bisa memberikan informasi valid terkait keberadaan pelaku.
Mantan Istri Ternyata Ikut Jadi Korban: Dalam proses penyelidikan, Polda Jabar menemukan fakta baru setelah memeriksa mantan istri Taufik. Sang mantan istri mengakui bahwa dirinya juga sering menerima siksaan fisik serupa dari pelaku selama masa pernikahan, meskipun tidak separah korban YTR.
Baru Satu Laporan Resmi: Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyatakan hingga saat ini baru pihak Yuvita (YTR) yang resmi melayangkan laporan hukum.
Pihak kepolisian masih membuka ruang apabila ada korban lain yang ingin melaporkan tindakan kriminal pelaku.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






