Jakarta

Ditipu Teman Dekat Hingga Rp 10 Miliar, Tantri Kotak Kehilangan Tabungan Anak

Yusuf Doank | 22 Juni 2026, 20:19 WIB
Ditipu Teman Dekat Hingga Rp 10 Miliar, Tantri Kotak Kehilangan Tabungan Anak
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA - Vokalis Band Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari atau Tantri "Kotak", menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh teman dekatnya sendiri.

Melalui akun Instagram pribadinya, Tantri mengungkap total kerugian dirinya beserta para korban lain diperkirakan mencapai Rp 10 miliar.

Sosok terduga pelaku yang diketahui bernama Poppy Nupitasari, dilaporkan telah menghilang tanpa kabar dan tidak diketahui keberadaannya selama beberapa hari terakhir.

Baca Juga: PLN Klaim Pemadaman Bergilir di Jawa Mulai Berkurang dan Sistem Kelistrikan Membaik

"Hak anak-anak yang gue kumpulin selama ini fix lenyap! Asli tega banget lo jadi orang. Banyak banget korbannya sampai miliaran, semoga segera ketemu," ujar Tantri "Kotak", Senin (22/6/2026).

Tantri menjelaskan bahwa ia baru mengetahui kabar buruk tersebut melalui grup WhatsApp (WAG) korban saat sedang menikmati libur singkat bersama keluarga.

Dampak dari penipuan ini pun sangat memukulnya, bahkan mengganggu konsentrasinya saat harus tampil profesional di atas panggung dan menjadi juri.

Kekecewaan mendalam dirasakan pelantun lagu Beraksi ini karena kepercayaan yang ia berikan justru dimanfaatkan.

Kendati nomor telepon dan akun media sosial terduga pelaku sudah tidak aktif, Tantri mengaku masih membuka pintu iktikad baik sebelum menyeret kasus ini ke ranah hukum.

"Korban dan buktinya sudah terkumpul semua. Saya masih pengin ketemu, sebelum ke jalur hukum yang sudah pasti bisa memenjarakan dirimu," tegasnya.

Tantri menambahkan bahwa dirinya telah mencoba menemui pihak keluarga terduga pelaku.

Namun, pihak keluarga menyatakan sudah tidak mau tahu dan menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah tersebut kepada para korban.

Hingga saat ini, kasus tersebut belum dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian karena para korban masih menuntut hak mereka kembali.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y