Timur Tengah di Ambang Eskalasi: AS Ancam Bom Iran Jika Kesepakatan Buntu

AKURAT JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan keras terkait kelanjutan konflik dengan Iran.
Dalam wawancara bersama PBS News pada Senin (20/4), Trump mengancam akan meningkatkan serangan militer apabila kesepakatan gencatan senjata yang saat ini berlangsung gagal diperpanjang.
"Banyak bom akan mulai meledak," tegas Trump.
Diplomasi di Islamabad
Pernyataan ini muncul di tengah upaya diplomatik yang sedang berlangsung di Pakistan.
Trump mengonfirmasi bahwa delegasi AS saat ini tengah menuju Islamabad untuk menjalani putaran kedua negosiasi.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut setelah putaran pertama pada 11-12 April lalu berakhir tanpa membuahkan kesepakatan.
Senada dengan Presiden, Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, menyatakan bahwa dialog antara Washington dan Teheran akan kembali bergulir dalam kurun waktu 24 jam ke depan.
Fokus utama pertemuan ini adalah membahas potensi perpanjangan gencatan senjata yang dijadwalkan berakhir pada Rabu, 22 April mendatang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









