Dihujat Karena Selamat Dari Kecelakaan Pesawat Jeju Air, Dua Awak Kabin Dipaksa Bunuh Diri oleh Knetz Sebagai Bentuk Kompensasi

AKURAT JAKARTA - Insiden selamatnya dua awak kabin dari kecelakaan pesawat Boeing 737-800 milik Jeju Air pada 29 Desember 2024 di Bandara Muan, Korea Selatan menuai hujatan dari netizen Korea.
Menurut data dari jumlah penumpang pesawat, sebanyak dua awak kabin berinisial Lee dan Koo selamat dari insiden mengerikan tersebut sementara 179 penumpang lainnya meninggal dunia.
Korban selamat yang merupakan pramugara dan pramugari Jeju Air itu kini menjadi target ancaman warganet lantaran menuduh mereka melakukan upaya "penyelamatan diri" tanpa memperdulikan nasib penumpang lain.
Menurut narasi yang beredar di media sosial Instagram @nowdots, netizen Korea Selatan (Knetz) ramai meminta Lee dan Koo agar rela bunuh diri sebagai kompensasi atas meninggalnya para korban kecelakaan Jeju Air.
Meski kabar tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya, dalam unggahan yang terpisah dari akun Facebook USS Missouri Rebuild menjelaskan bahwa Korea Selatan saat ini menjadi salah satu negara dengan tingkat kasus bullying tertinggi di Dunia.
Baca Juga: Pemilik Usaha Rental Tewas Usai Ditembak Pelaku Sindikat Pencurian Mobil
Para warganet kerap menyalahkan korban selamat dalam insiden besar, seperti insiden Halloween Party di Itaewon beberapa tahun lalu yang membuat penyintas korban selamat kejadian tersebut mati bunuh diri.
Sementara itu, Lee dan Koo saat ini dirawat intensif di rumah sakit terpisah.
Lee mengalami beberapa patah tulang, sedangkan Koo mengalami cedera di pergelangan kaki dan kepala. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






