Kejamnya Knetz Terhadap Korban Selamat Dalam Tragedi Besar, Dihujat dan Dituduh Menyelamatkan Diri

AKURAT JAKARTA - Jatuhnya pesawat Boeing 737-800 milik Jeju Air pada 29 Desember 2024 lalu mengingatkan netizen atas tragedi Itaewon 2022 silam.
Tragedi tewasnya 156 orang dan 172 luka-luka di gang sempit dekat Hamilton Hotel pada saat pesta Halloween 29 Oktober itu menjadi perayaan terbesar di wilayah distrik Itaewon pada saat pandemi Covid-19.
Melansir Koreaboo, pesta Halloween di pusat Itaewon tersebut dihadiri sekitar 100.000 orang.
Dimana saat kejadian, polisi menerima aduan ratusan orang hilang akibat insiden tersebut.
Adapun penyebab pasti tragedi Itaewon hingga kini masih menjadi perdebatan warganet.
Banyak yang menuturkan bahwa dalam perayaan Halloween tersebut dihadiri selebritis yang tak teridentifikasi.
Hingga rumor permen yang mengandung narkoba yang didistribusikan di klub.
Namun sejauh ini, penyebab pasti dari kejadian tersebut masih belum diketahui.
Henti jantung menjadi penyebab utama adanya kematian besar-besaran secara mendadak.
Dari laman AFP menuturkan, petugas medis perlu memberikan pertolongan pertama dengan CPR dibantu warga sekitar.
Kendati demikian, banyaknya massa yang memadati lokasi, membuat akses evakuasi menjadi sulit.
Kejadian besar Korea Selatan di sorot Netizen
Dibalik Tragedi besar Korea Selatan mulai dari tragedi kapal Sewol pada tahun 2014, tragedi pesta Halloween Itaewon, dan kini pesawat Jeju Air warganet Korea Selatan justru memandangnya dari sisi lain.
Warganet Korea atau dikenal sebagai Knetz justru menghujat beberapa korban selamat.
Seperti tragedi Itaewon dan kini menyusul kecelakaan pesawat Jeju Air.
Dimana seorang remaja bernama Lee Jaehyun berhasil selamat, namun ia justru menghadapi serangan berat berupa komentar negatif di dunia maya.
Baca Juga: Pemilik Usaha Rental Tewas Usai Ditembak Pelaku Sindikat Pencurian Mobil
Komentar-komentar tersebut perlahan mengikis ketenangannya, yang akhirnya mendorongnya untuk mengakhiri hidupnya pada 12 Desember 2022.
Lee Jaehyun, yang berusia 16 tahun pada saat itu mengunjungi Itaewon bersama teman-temannya.
Akan tetapi hanya dia yang berhasil selamat dan menjadi sasaran bullying di media sosial.
Menurut laporan Naver, ibu kandung Jaehyun mengungkapkan bahwa putranya itu mengalami hujatan selama 43 hari.
Ditengah tekanan dan emosional, Jaehyun berusaha meluruskan stigma negatif yang terus dilontarkan oleh netizen.
Beberapa orang bahkan menuduhnya pergi ke Itaewon hanya untuk mencari perhatian atau menggunakan narkoba.
Dihujat karena Dituduh Menyelamatkan Diri
Dalam sebuah narasi yang diunggah di media sosial Facebook USS Missouri Rebuild menjelaskan bahwa Korea Selatan saat ini menjadi salah satu negara dengan tingkat kasus bullying tertinggi di Dunia.
Para warganet kerap menyalahkan korban selamat dalam insiden besar, dan menuduh mereka menyelamatkan diri.
Seperti halnya insiden jatuhnya pesawat Jeju Air dimana korban selamat yang merupakan awak kabin dituduh melakukan penyelamatan diri dan mengabaikan penumpang lain.
Knetz bahkan meminta korban yang berinisial Koo dan Lee untuk melakukan bunuh diri sebagai bentuk kompensasi dari tewasnya korban pesawat Jeju Air.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



