Staf UIN Alauddin Mendadak Meninggal Usai Namanya Disebut Dalam Kasus Produksi Uang Palsu, Polisi Pastikan Bukan Tersangka

AKURAT JAKARTA - Seorang terduga pelaku sindikat uang palsu yang diproduksi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dikabarkan meninggal dunia usai namanya dicatut sebagai salah satu tersangka praktik produksi Upal.
Tersangka M yang merupakan staf UIN Alauddin Makassar dikabarkan meninggal dunia karena syok dan mengalami serangan jantung pada Jumat (6/12).
Kabar tersebut lantas dibenarkan oleh Kapolres Gowa, AKBP Ronald Simanjuntak yang memutuskan untuk tak melibatkan M dalam proses penyelidikan karena meninggal dunia.
“M yang bersangkutan sudah meninggal dunia sebelum kami melakukan penyelidikan. Kami tidak bisa melanjutkan pemeriksaan terhadap yang sudah meninggal,” katanya pada Senin, (23/12).
Meninggalnya tersangka M jelas masih meninggalkan jejak kontroversial dari sindikat uang palsu yang diproduksi dan diedarkan oleh UIN Alauddin Makassar.
Pasalnya, M belum sempat diperiksa oleh pihak kepolisian namun penyelidikan harus ditutup karena meninggalnya terduga pelaku.
Baca Juga: BI Kecolongan! Uang Palsu Cetakan UIN Alauddin Makassar Tak Terdeteksi di ATM
17 Tersangka Ditangkap
Sebelumnya, Kepolisian daerah Sulawesi Selatan telah menetapkan 17 tersangka kasus produksi dan peredaran uang palsu UIN Alauddin Makassar.
Dalam penangkapan tersebut, Polda Sulsel telah mengamankan barang bukti uang palsu sebanyak 4.554 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000 emisi tahun 2016.
Serta 234 lembar pecahan Rp100.000 yang belum terpotong.
Pihak kepolisian juga telah mengamankan sebanyak 17 tersangka di antaranya AI, S, dan ASS, yang sudah ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Hingga sampai saat ini, polisi tengah mempelajari peran masing-masing pelaku dalam sindikat produksi dan pengedaran uang palsu di UIN Alauddin Makassar.
Dan melakukan pengejaran terhadap 3 DPO yang belum ditangkap dengan mengirimkan surat ke pihak imigrasi untuk pencegahan tersangka kabur ke luar negeri.
"DPO masih dalam pengejaran kami dan kemudian sudah kami layangkan surat pencegahan ke imigrasi," katanya lagi.
Jadi Kritik Masyarakat
Dalam unggahan media sosial, publik menanyakan peran M dalam sindikat uang palsu tersebut.
Banyak dari masyarakat yang kemudian meminta kepada pihak berwenang untuk tetap melanjutkan penyelidikan terhadap tersangka.
Publik menduga bahwa M adalah saksi kunci terhadap aksi sindikat produksi uang palsu.
"Meninggal tiba-tiba dalam sebuah kasus, jelas bukan sekadar meninggal Yang perlu dicari, apa penyebab meninggal? Dibunuh? Dibunuh pakai apa? Diracun? Dicekik? Disiksa? Apa motif pembunuhannya? Biasanya yang meninggal tiba2 adalah "saksi kunci" atau orang yang tahu rekam jejak orang yang statusnya lebih besar?" tulis akun X @JhonSitorus_18.
Update, Polisi Pastikan M Bukan Tersangka
Gemparnya sosok M yang disebut terlibat dalam aksi produksi dan pengedaran uang palsu di Makassar.
Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak membeberkan bahwa M dipastikan bukan salah satu tersangka meski namanya disebut oleh seorang tahanan.
"Yang meninggal itu bukan tersangka produksi maupun peredaran uang palsu,” dikutip dari video Youtube Kompas TV.
Menurutnya, usai ditudingnya M sebagai salah satu sindikat uang palsu.
Polisi justru tidak memiliki bukti yang cukup untuk mengaitkan almarhum dengan produksi uang palsu tersebut.
"Informasi itu kami dapatkan di kampus, namun kami belum memiliki bukti yang mengarah ke pernyataan tersebut," bebernya lagi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026




