Viral, Siswi SMP di Kota Serang Jadi Korban Kekerasan Fisik oleh Teman Sekelasnya, Dipukuli Secara Brutal Sampai Trauma

AKURAT JAKARTA - Viral di media sosial, sebuah rekaman siswi SMP di Kota Serang terlibat aksi bullying.
Sebuah video yang diunggah oleh akun media sosial X @dhemit_is_back memperlihatkan korban yang diketahui bernama Aini jatuh tersungkur usai mendapat pukulan brutal dari temannya.
Video berdurasi 1 menit tersebut lantas buat gempar warganet, lantaran korban mengalami pemukulan di muka dan di kepala.
"TW Bullying.
Nama korban : Aini
Kelas : 2 SMP
Nama sekolah : SMPN 13 kota serang
Saat ini korban mengalami perubahan sikis dan ketakutan keluar rumah,kejadian sdh 5 bulan lalu tapi belum ada kejelasan hukum oleh @HumasResSerang
Cat Warrior saatnya jempol racing mode on," tulis akun tersebut dikutip Jumat (29/11).
Dalam video singkat, Aini yang mengenakan seragam batik dikeroyok brutal oleh siswi yang mengenakan baju bebas dengan rok seragam serba putih.
Korban dipukuli dan ditendang oleh para pelaku hingga menangis sembari berusaha melindungi wajahnya.
Atas kejadian tersebut warganet menunjukan kemarahan mereka di dalam kolom komentar.
Dan menurut kabar yang beredar, kejadian pemukulan fisik korban telah terjadi 5 bulan lalu.
Namun korban belum mendapat keadilan usai mengalami trauma secara psikis serta ketakutan saat keluar rumah, imbas perundungan.
"Sumpah kok bisa udh 5 bulan lalu sampe skrng blm ada kejelasan @HumasResSerang tolong dong ini udah kriminal lo nungguin apa sih? sekolahnya juga harus tindak tegas pelaku, ga ikhlas bgt aku klo pelaku masih bisa jalanin idupnya kaya biasa," komen akun @seforloved.
Sementara lainnya menuntut agar pemerintah segera menindak tegas aksi bullying tanpa memandang usia para pelaku.
"Di cina, bocil 12 tahun itu udah bisa kena pasal yang sama dengan orang dewasa. Jika melanggar hukum terkait pelecehan seksual dan kekerasan terhadap sesama," timpal @subdack.
"Kapan bully2 gini ditangani serius ya,pelaku dihukum atau dapat balasan sesuai yg dilakukakan..selalu emosi tinggi lihat kasus2 spt ini," balas @tampangkriminil. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









