Lagi-lagi Karena Alasan Dibawah Umur, Siswa SMP di Pondok Pesantren Sukoharjo Tak Ditahan, Usai Membunuh Adik Kelasnya Sendiri Perkara Rokok

AKURAT JAKARTA - Viral di media sosial X, seorang pelajar SMP di pondok pesantren Tahfidz Az-Zayadiyy, Sanggarahan, Sukoharjo tewas usai dirundung kakak kelasnya.
Abdul Karim Putra Wibowo (13) tewas setelah mendapat pukulan dan tendangan disekitar dada yang membuat korban meregang nyawa ditempat lokasi kejadian.
Ayah korban, Tri Wibowo mengatakan sang anak tewas karena masalah sepele hingga pelaku kesetanan.
Meski Karim sempat dibawa ke klinik terdekat, namun sayang nyawa korban tak lagi bisa tertolong.
Baca Juga: Haikal Hasan Sebut Akun Fufufafa Cuma Jadi Bahan Adu Domba, Roy Suryo: Kenapa Gak Diusut?
Kejadian perundungan berujung pembunuhan itu jadi viral usai diunggah oleh akun media sosial X @shaniaabdat.
Ia mengunggah postingan perundungan berujung pembunuhan itu karena mengaku kenal dengan korban dan orang tuanya.
Berdasarkan keterangan tertulis dari Shania, korban Karim dikenal sebagai sosok yang baik dan sholeh kepada kedua orang tuanya.
Hingga kabar duka menyelimuti keluarga korban yang tewas karena mengalami kekerasan.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. kemarin siswa SMP (13th) di pondok jadi korban bullying dipukulin kakak kelasnya sampai meninggal, tapi pelakunya gak kena hukum pidana. pelakunya cuma direhab karna masih dibawah umur (15th), padahal korbannya sampai meninggal" tulis akun tersebut dikutip Rabu (18/9).
Menurut akun tersebut, kejadian diawali saat korban main ke kamar sebelah namun nahas ia justru dihabisi kakak kelasnya yang memukul dan menendangnya secara brutal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









