Jakarta

Lagi-lagi Karena Alasan Dibawah Umur, Siswa SMP di Pondok Pesantren Sukoharjo Tak Ditahan, Usai Membunuh Adik Kelasnya Sendiri Perkara Rokok

Titania Isnaenin | 18 September 2024, 17:06 WIB
Lagi-lagi Karena Alasan Dibawah Umur, Siswa SMP di Pondok Pesantren Sukoharjo Tak Ditahan, Usai Membunuh Adik Kelasnya Sendiri Perkara Rokok

 

AKURAT JAKARTA - Viral di media sosial X, seorang pelajar SMP di pondok pesantren Tahfidz Az-Zayadiyy, Sanggarahan, Sukoharjo tewas usai dirundung kakak kelasnya.

Abdul Karim Putra Wibowo (13) tewas setelah mendapat pukulan dan tendangan disekitar dada yang membuat korban meregang nyawa ditempat lokasi kejadian.

Ayah korban, Tri Wibowo mengatakan sang anak tewas karena masalah sepele hingga pelaku kesetanan.

Meski Karim sempat dibawa ke klinik terdekat, namun sayang nyawa korban tak lagi bisa tertolong.

Baca Juga: Haikal Hasan Sebut Akun Fufufafa Cuma Jadi Bahan Adu Domba, Roy Suryo: Kenapa Gak Diusut?

Kejadian perundungan berujung pembunuhan itu jadi viral usai diunggah oleh akun media sosial X @shaniaabdat.

Ia mengunggah postingan perundungan berujung pembunuhan itu karena mengaku kenal dengan korban dan orang tuanya.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Shania, korban Karim dikenal sebagai sosok yang baik dan sholeh kepada kedua orang tuanya.

Baca Juga: Motifnya Sakit Hati Cinta Ditolak, Siswi SMP Dibunuh dan Dirudapaksa 4 Pelaku Dibawah Umur, Ayah Korban: Jangan Tinggalin Ayah Nak!

Hingga kabar duka menyelimuti keluarga korban yang tewas karena mengalami kekerasan.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. kemarin siswa SMP (13th) di pondok jadi korban bullying dipukulin kakak kelasnya sampai meninggal, tapi pelakunya gak kena hukum pidana. pelakunya cuma direhab karna masih dibawah umur (15th), padahal korbannya sampai meninggal" tulis akun tersebut dikutip Rabu (18/9).

Menurut akun tersebut, kejadian diawali saat korban main ke kamar sebelah namun nahas ia justru dihabisi kakak kelasnya yang memukul dan menendangnya secara brutal.

Baca Juga: Roy Suryo Soal Klarifikasi Jet Pribadi Kaesang ke KPK yang Sebut Nebeng Tapi Temannya Tak Ikut: Bedain Nebeng Sama Pinjam

"Menurut kesaksian temennya, kejadiannya itu karim (korban) lagi main ke kamar sebelah, tiba tiba pelaku masuk ke kamar itu terus malakin minta rokok. karim gapunya jadi gak ngasih kan, terus sama pelaku ditendang dan dipukulin sampe karim gak berdaya" lanjutnya.
 
Awalnya pelaku hanya menendangnya berulang hingga sadar korban sudah tak sadarkan diri, pelaku berusaha membangunkannya.
 
"Waktu karim dipukulin, temen temennya yang lain langsung nyari pengurus pondoknya, tapi GAADA ORANG DEWASA SAMA SEKALI DISANA. Pelaku juga gabisa distop, katanya mukulinnya kayak orang kesetanan. sampe karim gak berdaya pelaku baru sadar terus berusaha bangunin karim" sambungnya lagi.
 
 
Mirisnya, teman korban sempat memberi pengakuan bahwa Karim sudah dua kali mendapat perundungan dari pelaku.
 
Namun pihak pondok tak melakukan sanksi apapun yang membuat efek jera kepada pelaku hingga kejadian ini merenggut nyawa Abdul Karim Putra Wibowo.
 
"Pelakunya bahkan udah terkenal problematik. Menurut cerita temen sekamarnya karim, karim ini udah dua kali dianiaya sama pelaku. tapi pelaku kayak gak dapet hukuman apa apa gini" tuturnya. (*)
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.